Berita

Aksi Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/Ist

Nusantara

KAKI Dorong KPK Jerat Petinggi Bank Panin dalam Kasus Suap Pajak

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 20:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Sekelompok orang mengatasnamakan Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) menggelar aksi di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Kamis (7/10).

Aksi mereka digelar untuk meminta lembaga pimpinan Firli Bahuri mengusut tuntas kasus suap pajak yang sedang ditangani. Termasuk mencuatnya nama pemilik PT Bank Panin, Mumin Ali Gunawan

"Mumin muncul dalam sidang kasus suap pajak dan disebut-sebut oleh Jaksa KPK dalam sidang dakwaan terhadap mantan pejabat Ditjen Pajak (DJP), yaitu Angin Parayitno Aji dan Dadan Ramdani di pengadilan tipikor," kata korodinator KAKI, Ahmad Fikri di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, kamis siang (7/10).


Ia lantas mengurai surat dakwaan yang dibacakan jaksa beberapa waktu lalu. Disebutkan, Bank Panin menugaskan Veronika Lindawati sebagai orang kepercayaan Mumin melakukan negosiasi penurunan kewajiban pajak.

Demikian juga, munculnya fakta baru dalam persidangan kasus dugaan suap terhadap Angin Parayitno dan Dadan Ramdani.

"Keterlibatan Bos PT Bank Panin sudah bisa jadi alat bukti baru untuk menetapkan Mumin Ali Gunawan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak," tandasnya.

Tak hanya itu, massa juga menekankan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan langkah tegas kepada Bank Panin.

"OJK harus men-suspend Bank Panin karena sebagai korporasi diduga melakukan tindak pidana korupsi," tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya