Berita

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Ist

Politik

Muncul di Acara PAN, Ridwan Kamil sedang Test The Water 2024

KAMIS, 07 OKTOBER 2021 | 12:01 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kemunculan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam workshop Partai Amanat Nasional (PAN) yang digelar di Bali, Selasa lalu merupakan manuver untuk melihat respons publik mengenai bursa calon presiden dan wakil presiden 2024.

Apalagi, Ridwan Kamil secara terbuka menyatakan siap jika dipinang PAN untuk bertarung di 2024.

"Merapatnya Ridwan Kamil ke PAN dari perspektif politik sah-sah saja sebagai manuver politik di ranah elite, sekaligus memancing respons publik atau test the water," kata pengamat politik Universitas Negeri Singaperbangsa Karawang, Dadan Kurniansyah diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Kamis (7/10).


Menurut Dekan Fakultas Fisip Unsika Karawang tersebut, PAN sebagai partai politik sudah memulai gerakan strategi menjadikan "figur" publik sebagai bagian dari bergaining position.

Cara ini dinilai cukup efektif lantaran banyak public figur hasil polesan PAN kini telah menjadi pejabat dan politisi penting.

"Yang tentunya masih memerlukan uji konsistensi sampai waktu akhir pencalonan (Capres) yang sangat dinamis," tegasnya.

Dalam hajatan PAN di Bali, Ridwan Kamil menyinggung mengenai Pilpres 2024. Ia mengaku siap bertarung di 2024 jika ada partai politik yang meminangnya.

"Jadi 2024 di mana takdir saya tersebut, bila jadi tidak masalah. Tapi kalau ada sebuah pintu terbuka misalkan dari partai PAN, saya bismillah," kata Ridwan Kamil.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya