Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Kabar itu disampaikan pihak WHO dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/10). Mereka percaya vaksin malaria bernama RTS,S/AS01 (RTS,S) dapat digunakan untuk menyelamatkan puluhan ribu nyawa.
“Ini adalah momen bersejarah. Vaksin malaria untuk anak-anak yang telah lama ditunggu-tunggu merupakan terobosan bagi ilmu pengetahuan, kesehatan anak, dan pengendalian malaria,†kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, seperti dikutip dari AFP, Kamis (7/10).
Populer
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36
Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04
Senin, 06 Juli 2026 | 14:49
Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29
Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53
Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00
Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14
UPDATE
Senin, 13 Juli 2026 | 16:19
Senin, 13 Juli 2026 | 16:16
Senin, 13 Juli 2026 | 16:10
Senin, 13 Juli 2026 | 16:06
Senin, 13 Juli 2026 | 16:02
Senin, 13 Juli 2026 | 15:59
Senin, 13 Juli 2026 | 15:53
Senin, 13 Juli 2026 | 15:44
Senin, 13 Juli 2026 | 15:30
Senin, 13 Juli 2026 | 15:16