Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Kabar itu disampaikan pihak WHO dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/10). Mereka percaya vaksin malaria bernama RTS,S/AS01 (RTS,S) dapat digunakan untuk menyelamatkan puluhan ribu nyawa.
“Ini adalah momen bersejarah. Vaksin malaria untuk anak-anak yang telah lama ditunggu-tunggu merupakan terobosan bagi ilmu pengetahuan, kesehatan anak, dan pengendalian malaria,†kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, seperti dikutip dari AFP, Kamis (7/10).
Populer
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 09 April 2026 | 12:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 13 April 2026 | 08:21
Kamis, 16 April 2026 | 13:50
UPDATE
Minggu, 19 April 2026 | 16:14
Minggu, 19 April 2026 | 16:06
Minggu, 19 April 2026 | 15:33
Minggu, 19 April 2026 | 15:29
Minggu, 19 April 2026 | 14:57
Minggu, 19 April 2026 | 14:13
Minggu, 19 April 2026 | 14:09
Minggu, 19 April 2026 | 13:39
Minggu, 19 April 2026 | 13:25
Minggu, 19 April 2026 | 13:10