Berita

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung/Net

Politik

Ketua Komisi II DPR: Tidak Terjadi Deadlock, Jadwal Pemilu Serentak Hanya Perlu Sinkronisasi

RABU, 06 OKTOBER 2021 | 13:54 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pimpinan Komisi II DPR RI memastikan tidak ada istilah deadlock atau jalan buntu seiring belum bisa diputuskan jadwal pelaksanaan pencoblosan Pemilu Serentak 2024.

"Saya harus jelaskan tidak terjadi deadlock," ujar Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/10).

Doli mengatakan, saat ini memang masih membutuhkan waktu untuk melakukan sinkronisasi pada dua desain pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 di mana pada tahun tersebut juga akan digelar Pilkada Serentak.


Dua desain itu adalah usulan pemerintah, yakni Pemilu Serentak digelar pada tanggal 15 Mei dan Pilkada Serentak pada 27 November. Sementara, usulan KPU menginginkan Pemilu Serentak digelar 21 Februari.

Untuk membahas itu, kata Doli, Komisi II DPR bersama pemerintah dan lembaga penyelenggara Pemilu sudah melakukan tiga kali konsinyering.

"Kami lakukan sudah tiga kali, ternyata memang kami mengambil kesepakatan masih memerlukan waktu untuk melakukan exercise dan sinkronisasi terhadap semua pandangan," katanya.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar ini menekankan kembali, bahwa pembahasan Pemilu Serentak 2024 tidak ada jalan buntu. Hanya memang perlu waktu agar dapat menyajikan persiapan yang matang pada pelaksanaannya nanti.

"Justru ini menurut saya pematangan konsep. Semua orang bisa terlibat, bisa beri saran masukan sehingga kita bisa menemukan konsep yang betul-betul sesempurna mungkin," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya