Berita

Poster deklarasi Sahabat LBP yang mengusung Luhut for President 2024/Repro

Politik

Muncul Deklarasi Luhut Presiden 2024, Muslim Arbi: Jokowi Masih Berkuasa, Kok Kampanye Duluan?

SELASA, 05 OKTOBER 2021 | 18:07 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Adanya dukungan dari Sahabat Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang akan mendeklarasikan diri mendukung Luhut sebagai Presiden 2024 dianggap terlalu dini dan tidak beretika.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi adanya sebuah poster deklarasi dari Sahabat LBP yang mendukung Luhut untuk menjadi Presiden 2024 yang akan diselenggarakan di Cafe Bintang, Jakarta Pusat pada Sabtu (9/10).

"LBP masih jabat sebagai Menko tapi sudah siapkan deklarasi sebagai Capres 2024. Kepagian atuh," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (5/10).


Menurut Muslim, tindakan itu diduga merupakan agenda di luar sepengetahuan Presiden Joko Widodo.

Muslim juga menyayangkan sikap Luhut dikarenakan masih menjadi anak buah Jokowi, akan tetapi sudah menunjukkan kepentingan pribadinya.

"Wong Jokowi masih berkuasa dan jadwal Pilpres masih jauh kok kampanye duluan?" pungkas Muslim.

Muncul poster Sahabat LBP yang akan mendeklarasikan Luhut di Cafe Bintang, Jakarta Pusat. Waktunya dijadwalkan pukul ukul 15.00-18.00 WIB.

Judul deklarasinya pun dengan tema "Deklarasi LBP For President RI 2024".

Dicantumkan juga dalam poster yang memasang foto Luhut dengan berpeci itu sebuah nomor handphone yang diterangkan sebagai contact person media.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya