Berita

Koordinator Forum Buruh Kawasan (FBK) Pulogadung, Hilman Firmansyah/Net

Politik

Forum Buruh Minta Anies Naikkan UMK 2022 hingga 10 Persen

SENIN, 04 OKTOBER 2021 | 11:39 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pemerintaah Provinsi DKI Jakarta diminta menaikkan upah minimum provinsi (UMP) tahun depan hingga 10 persen dari yang ditetapkan saat ini.

Hal itu disampaikan Koordinator Forum Buruh Kawasan (FBK) Pulogadung, Hilman Firmansyah. Ia mengatakan, kenaikan UMP tersebut diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan kaum buruh di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang mengakibatkan daya beli masyarakat menurun.

"Instrumen yang digunakan untuk penetapan UMP DKI seharusnya menggunakan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan tidak menggunakan Undang-undang Cipta Kerja dan PP 35/2020," kata Hilman diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (4/10).


Ia berujar, saat ini Dinas Ketenagakerjaan, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta masih terus membahas soal penetapan UMP DKI 2022. Hal ini merespons tuntutan serikat buruh yang meminta kenaikan UMP sebesar 10 persen.

"Belum selesai ini, masih proses pembahasan sama Dewan Pengupahan, ditunggu aja dulu," kata Kadisnakertrans DKI Jakarta, Andri Yansyah.

Andri mengaku akan menyampaikan detail berapa persen kenaikan UMP 2022 setelah selesai pembahasan. Menurutnya, perkiraan kenaikan UMP DKI akan dibahas kembali setelah adanya data dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Pihaknya juga sudah dua kali rapat dengan Dewan Pengupahan. Rencananya rapat selanjutnya setelah ada pengumuman dari BPS tentang pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasi.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya