Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat haul Ki Ageng Gribig di Klaten, Jawa Tengah/Ist

Politik

Relawan Poros Wichan akan Deklarasikan Airlangga-Ganjar untuk Pilpres 2024

MINGGU, 03 OKTOBER 2021 | 20:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menghadapi pemilihan presiden (Pilpres) 2024 yang akan berlangsung tiga tahun lagi, Relawan Poros Widya Chandra (Wichan) berencana mendeklarasikan Airlangga Hartarto-Gandjar Pranowo (GAGA).

Airlangga Hartarto merupakan Ketua Umum DPP Partai Golkar yang juga Menko Bidang Perekonomian, sedangkan Ganjar Pranowo adalah pengurus DPP PDIP sekaligus Gubernur Jawa Tengah.

"Duet ini adalah pasangan terbaik yang mampu memimpin Indonesia maju. Kami optimis dipilih oleh masyarakat luas," kata Wakil Ketua Relawan Wichan GAGA for Indonesia, Azis Umar seperti Kantor Berita RMOLJakarta, Minggu (3/10).


Tokoh muda ini menilai, pasangan GAGA memiliki elektabilitas yang tinggi karena keduanya mempunyai modal politik mumpuni.

Soal siapa yang maju sebagai Capres atau Cawapres, Azis Umar enggan membocorkannya.

"Kami deklarasikan dulu pasangan ini. Siapa nomor satu dan nomor dua, kami masih menunggu perkembangan politik. Kan masih tiga tahun lagi," kata Azis.

Lebih lanjut Azis, yang juga pengusaha muda ini menambahkan, pengalaman Airlangga-Ganjar menjadi pemimpin tidak diragukan lagi.

"Kami berkeyakinan pasangan Airlangga-Ganjar atau Ganjar-Airlangga akan terpilih memimpin Indonesia pada Pilpres 2024," tegas Azis.

Menurut Azis, Airlangga sebagai nahkoda Partai Golkar, partai besar  pemenang kedua pada Pemilu 2019, memang memiliki peluang menjadi capres yang diusung partai beringin.

Sementara Ganjar Pranowo sudah teruji memenangi dua Pilkada di Jateng.

Relawan Poros Wichan untuk GAGA for Indonesia yang berkantor di Jalan Widya Chandra 11 No 3 Jakarta Selatan, terdiri dari tokoh senior dan tokoh muda dari berbagai elemen masyarakat yang memiliki jaringan luas.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya