Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno/RMOL

Politik

Direktur PPI: Gelap Gulita Kalau Mencari Tahu Menteri Direshuffle

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 17:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tidak akan ada yang tahu selain Presiden Joko Widodo sebagai pemegang hak prerogatif soal menteri kabinet yang akan dipertahankan ataupun bahal diganti seiring kencangnya isu reshuffle.

"Gelap gulita kalau mencari tahu soal menteri yang bakal diresuffle," ujar Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (2/10).

Bukan tanpa alasan, kata Adi, setiap isu reshuffle muncul, maka selalu disertai dengan pandangan publik dan spekulasi siapa saja yang bakal dicopot dan siapa saja yang akan masuk menggantikan. Nyatanya, tidak satupun terjadi.


"Buktinya sudah banyak. Ada menteri yang suka bikin gaduh didesak publik agar direshuffle nyatanya tidak. Ada menteri yang kerjanya tidak maksimal didesak diganti nyatanya juga tidak (dicopot)," terangnya.

Menurutnya, sudah banyak masukan dari tokoh, pakar dan lembaga survei soal reshuffle ini. Tetapi, semua keputusan kembali pada selera Presiden Jokowi sebagai kepala negara.

"Banyak tokoh, pakar, aktivis, lembaga survei yang memention menteri yang layak diganti. Tinggal presiden mau seperti apa," pungkasnya.

Isu reshuffle kencang berembus sejak Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung dalam koalisi pemerintah. Idealnya, memang partai koalisi akan mendapatkan setidaknya satu kursi kabinet.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya