Berita

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto/Ist

Politik

Gelas Psikotest Untuk Kader, Hasto: PDIP Terus Bejuang Penuhi Kualifikasi Sebagai Partai Pelopor

SABTU, 02 OKTOBER 2021 | 15:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Memetakan kader yang layak menjadi calon pemimpin berkualitas tengah dilakukan PDI Perjuangan dengan semaksimal mungkin. Salah saunya adalah dengan cara menggelar psikotest untuk kader-kadernya.

Psikotest  yang digelar kali ini dilakukan secara berjenjang, yakni dimulai dari tingkat pusat hingga nanti ke daerah-daerah.

Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, psikotest yang digelar bersama Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi) Jakarta dilangsungkan Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Jl. Lenteng Agung 99, Jakarta Selatan.


“Psikotest tidak hanya memetakan hal-hal yang berkaitan dengan personality, namun juga leadership, daya juang, dan kemampuan manajerial," kata Hasto kepada wartawan, Sabtu (2/10).

Psikotest ini, kata Hasto, sebagai upaya sistemik dalam hal profiling setiap kader partai baik di struktural partai, legislatif dan eksekutif partai.

“Sesuai arahan Ibu Megawati Soekarnoputri, psikotest dimulai kembali secara berjenjang dari tingkat Pusat. Psikotest tahap I untuk DPP dan anggota fraksi DPR RI sekaligus memberikan contoh kepada daerah tentang pentingnya penerapan ilmu pengetahuan terapan dan teknologi di dalam pengelolaan Partai," jelas Hasto.

Terpenting, masih kata Hasto, psikotest ini sebagai cara PDIP dalam menilai kualifikasi kader-kader dalam penempatan dan penugasan partai.

"Partai terus berjuang memenuhi kualifikasi sebagai Partai Pelopor dimana setiap kadernya kokoh dalam ideologi Pancasila, dan memahami seluruh ide, gagasan, cita-cita dan perjuangan Bung Karno," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya