Berita

Begawan ekonomi Rizal Ramli bersama warga Bojong Koneng, Bogor/RMOL

Politik

Rizal Ramli: Sentul City Ingin Rakyat Jadi Gembel, Sudah Tepat kalau Diperkarakan

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 18:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Inisiatif sejumlah aktivis bersama warga Desa Cijayanti dan Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat yang mengupayakan langkah hukum mengembalikan hak tanah yang diserobot PT Sentul City sudah tepat.

"Jadi inisiatif will untuk memperkarakan Sentul City saya rasa perlu," ujar begawan ekonomi Rizal Ramli dalam dialog yang diunggah akun Youtube Lieus Sungkharisma, Jumat (1/10).

Dikatakan Rizal Ramli, perbuatan PT Sentul City memang tidak bisa dibiarkan. Keinginan melakukan pembangunan real estate yang dilakukan PT Sentul City seharusnya bukan menjadi beban rakyat.


"Karena mereka (PT Sentul City) kan harusnya ganti tanah rakyat Rp 500 ribu per meter, dia nggak rugi kok, dia jual lagi (tanahnya nanti) Rp 15 juta sampai 20 juta per meter," kata Rizal.

Faktanya, dikatakan Rizal, rakyat harus nestapa tanahnya diserobot. Rakyat ditekan agar menerima ganti rugi yang tidak masuk akal dan jauh dari kata wajar.

"Tapi ditekan rakyat pakai preman, pakai aparat, karena ganti ruginya kalau tanah kosong kebun rakyat hanya Rp 4 ribu per meter, buat ngopi aja kagak bisa. Kalau ada bangunannya, ganti ruginya cuma Rp 25 ribu, ini menggusur, rakyat langsung jadi gembel," sambungnya.

Ditekankan mantan Menko Ekuin era Presiden Abdurrachman Wahid atau Gus Dur ini, pembangunan harus juga disertai dengan peningkatan kesejahteraan rakyat.

"Padahal harusnya pembangunan itu mau bikin properti atau apa, harusnya menaikkan kesejahteraan rakyat yang dialokasi," pungkasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya