Berita

Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Ekonomi dan Keuangan, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Baleg Bakal Kunker ke Ekuador dan Brasil, Pimpinan DPR Beri Catatan

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 16:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pimpinan DPR RI telah mengizinkan Badan Legislasi (Baleg) untuk melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Brasil dan Ekuador. Rencana kunjungan ini terkait pembahasan RUU tentang Penghapusan Kekerasan Seksual.

Namun demikian, Wakil Ketua DPR RI Bidang Koordinator Ekonomi dan Keuangan, Sufmi Dasco Ahmad, tetap memberikan sedikit catatan. Yakni pastikan daerah yang dituju berstatus aman dalam hal pengendalian pandemi Covid-19.

“Kita kemarin sudah membuka bahwa dengan keadaan pandemi yang sekarang ini kita membolehkan untuk keperluan-keperluan yang sangat prioritas, dan tentunya dengan catatan daerah menerima,” kata Sufmi Dasco Ahmad di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Jumat (1/10).


Dasco mengingatkan, delegasi Baleg DPR RI juga harus memastikan negara tujuan memberikan izin warga negara Indonesia untuk masuk.

“Iya nanti kita lihat apakah kemudian situasi sudah memungkinan dan juga apakah daerah yang dituju menerima,” tambahnya.

Hanya saja, Dasco enggan berkomentar saat ditanya hal mendesak apa yang membuat Baleg DPR RI diizinkan melakukan kunjungan ke luar negeri. Dia hanya meminta hal itu ditanyakan kepada Wakil Ketua DPR Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Lodewijk F Paulus.

“Nanti, kalau itu kebetulan Baleg di bawah bidang Korpolkam tentunya bisa ditanyakan ke koordinator bidang polhukam apakah urgensi untuk Baleg pergi ke sana. Urgensinya apa saya tidak tahu,” pungkasnya.

Rencana Baleg melakukan kunker ke luar negeri tersebut tertuang dalam surat dengan register LG/13489/DPR RI/IX/2021.

Rencananya, pada 31 Oktober sampai dengan 6 November 2021 rombongan Baleg akan berada di Ekuador. Kunker dilanjutkan ke Brasil pada 16 sampai 22 November 2021.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya