Berita

Sekretaris Fraksi PPP DPR RI, Achmad Baidowi/Repro

Politik

Sambut Positif Merger 4 Pelindo, PPP: Pastikan Jajaran Direksi Diisi Orang-orang Terbaik

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 13:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rencana merger empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pelabuhan yaitu PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo I-IV) menjadi satu Pelindo harus disambut baik.

Sebab, menurut Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi, merger akan membuat kinerja perusahaan ini memiliki standar yang sama dalam mengelola pelabuhan di Indonesia.

“Pelindo bisa meningkatkan kinerja layanan pelabuhan secara terintegrasi sehingga membuat pengguna jasa bisa menikmati layanan yang sama di semua pelabuhan di Indonesia,” ujar Awiek, sapaan karibnya kepada wartawan, Jumat (1/10).


Untuk memastikan kinerja layanan pelabuhan bisa meningkat secara konsisten, Awiek meminta Kementerian BUMN untuk selektif dalam memilih jajaran direksi, khususnya posisi Direktur Utama.

Dijelaskan Awiek, ada beberapa syarat yang perlu dimiliki Dirut Pelindo yang baru. Pertama, harus pengalaman dalam jasa layanan pelabuhan. Sehingga tidak perlu beradaptasi lebih lama saat memimpin merger Pelindo yang membutuhkan akselerasi cepat.

“Kedua, Dirut Pelindo harus bisa mengerti dan mampu melakukan konsolidasi bisnis dan menentukan arah kebijakan yang progresif agar mampu bersaing dengan pelabuhan-pelabuhan internasional lainnya, sehingga bisa meningkatkan daya saing logistik Indonesia,” jelasnya.

Lebih penting lagi, lanjut anggota Komisi VI DPR RI ini, Dirut Pelindo harus mempunyai hubungan yang baik dengan semua karyawan Pelindo yang jumlahnya ribuan orang.

Tidak boleh ada pemutusan hubungan kerja di semua unit perusahaan, baik yang sebelumnya berinduk pada Pelindo I hingga Pelindo IV.

“Dirut harus mampu memastikan perusahaan tidak terpecah dan memaksimalkan peran SDM yang ada agar bisa saling menyempurnakan kekurangan yang ada,” pungkas legislator asal Madura ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya