Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.Net

Politik

Fenomena Urbanisasi Jadi Pokok Bahasan Anies Baswedan Saat Berbicara di Forum Internasional

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 10:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Fenomena urbanisasi besar yang membuat sebagian besar penduduk akan tinggal di kota menjadi topik bahasan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Forum Internasional Climate Heroes yang diselenggarakan secara daring oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) dan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta pada Kamis (30/9).

“Sebagian besar penduduk dunia tinggal di kota. Dalam pengertian ini, banyak kehidupan bergantung pada kota," kata Anies seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, Jumat (1/10).

Diproyeksikan bahwa setidaknya 60,4 persen populasi dunia akan tinggal di kota pada tahun 2030 dan 68 persen pada tahun 2050.


"Nantinya peran kota penting bagi peradaban kita,” sambung Anies.

Kemudian terkait perubahan iklim kota, juga memiliki peran besar di dalam aspek kehidupan populasi di dalamnya.

Untuk itu, kota bertanggung jawab untuk mengurangi emisi karbon yang menjadi penyebab terjadinya perubahan iklim di dunia, sehingga bumi nantinya dapat secara layak ditinggali oleh generasi selanjutnya.

Peran sistem perkotaan dan pemimpin kota menjadi sangat penting, terutama ketika kota ditantang oleh tantangan besar seperti pandemi Covid-19 dan perubahan iklim.

"Dalam kesepakatan global, seperti Perjanjian Paris dan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030, pemerintah kota diakui sebagai sekutu penting dalam mendorong masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan,” tutur Anies.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di Jakarta itu juga mengungkapkan bahwa Jakarta akan menjalankan perannya dalam ikut menanggulangi dampak perubahan iklim.

Terlebih Jakarta akan menjadi tuan rumah Urban20 pada tahun 2022 yang akan membahas isu potensial di era pascapandemi Covid-19.

Menurut Anies setidaknya ada enam  fenomena kota pascapandemi yang harus diwaspadai. Antara lain Perumahan produktif (terjangkau), Masa depan industri properti, dan mobilitas berkelanjutan dan aksesibilitas inklusif terhadap mobilitas.

Selanjutnya kelangkaan pekerjaan dan masa depan pekerjaan, Keterbatasan interaksi sosial, dan Perhatian untuk peningkatan jumlah anak yatim akibat kematian orang tuanya karena Covid-19.

"Ini harus kita perhatikan dan kita usahakan solusinya,” tandasnya.
Forum Climate Heroes kali ini juga diikuti oleh H.E. Sung Yong Kim, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia; Aniruddha (Ani) Dasgupta, President and CEO of World Resources Institute; dan Dino Patti Djalal, sebagai Founder of Foreign Policy Community of Indonesia; serta beberapa perwakilan mahasiswa dari berbagai universitas di dunia.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya