Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Megawati Diyakini akan Pilih Puan Maharani atau Prananda Prabowo Ketimbang Ganjar

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 09:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuju Pilpres 2024 dinilai tidak akan mulus. Pasalnya, sejumlah ganjalan sudah menanti langkah Ganjar. Terutama dari PDI Perjuangan, partai yang jadi tempatnya meniti karier politik.

Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S), Jerry Massie mengatakan, ganjalan pertama adalah soal regional. Sulit membayangkan PDIP akan memilih kader asal daerah yang sama untuk maju dalam Pilpres 2024.  

Sebab, Ganjar notabene berasal dari Jawa Tengah, persis dengan Joko Widodo yang telah menjadi presiden dua periode.


"Jadi ganjalan juga Jokowi dari Jateng, kan tak mungkin dilanjutkan dari Jateng lagi," jelas Jerry kepada wartawan, Jumat (1/10).

Ganjalan kedua, kata Jerry, PDIP tengah aktif mempersiapkan Puan Maharani sebagai calon presiden. Proses sosialisasi pun sudah berjalan melalui pemasangan baliho di berbagai daerah.

Di sisi lain, meskipun Puan Maharani yang berkarier di DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah, akan lebih rasional dipilih PDIP. Mengingat statusnya sebagai pewaris trah Soekarno.

Terlebih, calon presiden dari PDIP adalah hak prerogatif  Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum. Pada posisi ini, kalaupun tidak Puan yang dipilih, Mega bisa memilih saudara seibu Puan, Prananda Prabowo.

"Kalau saya nilai, Mega akan memilih Puan Maharani atau anaknya Prananda Prabowo ketimbang Ganjar," kata Jerry.

Ganjalan terakhir, gaya politik Ganjar mirip dengan Jokowi yang aktif melakukan pencitraan. Menurut Jerry, cara tersebut tidak akan efektif di Pilpres 2024.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya