Berita

Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

Jerry Massie Beberkan 3 Ganjalan Ganjar Pranowo Menuju 2024

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 09:38 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Langkah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menuju Pilpres 2024 tidak akan mulus. Sejumlah ganjalan sudah menanti langkah dia, utamanya dari PDI Perjuangan yang menjadi tempat dia meniti karir politik.

Direktur Eksekutif Political and Policy Public Studies (P3S), Jerry Massie mengatakan, ganjalan pertama adalah soal regional.

Sulit membayangkan PDIP akan memilih Ganjar yang sama-sama berasal dari Jawa Tengah dengan Joko Widodo yang menjadi presiden dua periode.


"Jadi ganjalan juga Jokowi dari Jateng, kan tak mungkin dilanjutkan dari Jateng lagi," kata Jerry kepada wartawan, Jumat (1/10).

Ganjalan kedua, kata Jerry, PDIP tengah aktif mempersiapkan Puan Maharani sebagai calon presiden. Proses sosialisasi pun susah berjalan dengan pemasangan baliho.

Menurutnya, kalaupun Puan Maharani juga politisi yang berkarir di DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah, akan lebih rasional dia dipilih PDIP mengingat posisinya sebagai pewaris trah Soekarno.

Terlebih, calon presiden dari PDIP adalah hak prerogatif Megawati Soekarnoputri sebagai ketua umum. Pada posisi ini, kalau pun tidak Puan yang dipilih, Mega bisa memilih saudara Puan, Prananda Prabowo.

"Kalau saya nilai Mega akan memilih Puan Maharani atau anaknya Prananda Prabowo ketimbang Ganjar," kata Jerry.

Terakhir, masih kata Jerry, adalah gaya politik Ganjar yang mirip dengan Jokowi yang aktif pencitraan. Menurutnya, cara tersebut tidak akan efektif di Pilpres 2024.

"Gaya kepemimpinan Ganjar mirip Jokowi paling doyan pencitraan," tandasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya