Berita

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian/Net

Politik

5 Menteri yang Dinilai Kurang Bekerja dan Perlu Dirombak

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 09:30 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Presiden Joko Widodo perlu kembali melakukan reshuffle kabinet agar laju pemerintah di masa pandemi bisa cepat. Termasuk untuk mengakomodir PAN yang telah bergabung dalam koalisi.

Berdasarkan basis kinerja, pakar politik dan hukum Universitas Nasional (Unas), Saiful Anam menilai Jokowi bisa saja mempertimbangkan 5 menteri yang layak untuk dirombak .

"Saya kira ada beberapa menteri yang patut untuk dipertimbangkan untuk dilakukan reshuffle," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/10).


Menteri yang pertama adalah Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Menurutnya, posisi yang pas untuk Tito bukan di Kemendagri. Untuk itu, dia menyarankan agar mantan Kapolri tersebut minimal dirotasi ke kementerian lainnya.

"Maksimalnya dilakukan reshuffle. Hal ini terkait persiapan kematangan Pemilu dan Pilkada 2024 mendatang yang belum jelas,” kata Saiful.

Selanjutnya adalah Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi. Menurut Saiful, Menhub Budi kurang signifikan dalam bekerja mengatur transportasi pada saat dan setelah Covid-19.

Kemudian Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki yang kinerjanya belum kelihatan maksimal di tengah hantaman Covid-19.

"Padahal masyarakat kecil sangat membutuhkan uluran tangan kementerian ini di tengah ancaman wabah Covid-19," jelas Saiful.

Selanjutnya adalah, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Gusti Ayu Bintang Darmavati juga dianggap minim prestasi.

Karena, banyak kejadian-kejadian yang berhubungan dengan ibu dan anak. Akan tetapi, kementerian yang dipimpinnya seperti tidak hadir dalam upaya menanggulanginya.

Terakhir adalah, Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar yang juga dianggap kurang signifikan dirasakan oleh masyarakat melalui program-programnya.

"Terkait posisi PAN bisa jadi mengisi pos-pos menteri misalnya Menteri Ketenagakerjaan, Menteri UKM atau Menteri PDT. Saya melihat akan terjadi pertarungan parpol papan tengah koalisi pemerintah terkait isu reshuffle ini," pungkas Saiful.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya