Berita

Mendikbudristek Nadiem Makarim/Net

Politik

PAN Minta Menteri Nadiem Luluskan Semua Guru Honorer Peserta Tes PPPK 2021

JUMAT, 01 OKTOBER 2021 | 04:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR RI meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim untuk meluluskan seluruh guru honorer peserta tes PPPK 2021.

"Ubahlah air mata kesedihan menjadi kebahagiaan. Terima aja semuanya kemudian lakukan upgrade, lakukanlah pendidikan yang sangat baik kepada guru-guru honor itu," kata Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, Dewi Coryati, Kamis (30/9).

Ia meminta Menteri Nadiem mempertimbangkan hal tersebut dikarenakan passing grade PPPK guru honorer yang tinggi.


"Menjawab dari keinginan guru-guru honor pertimbangkanlah hal ini karena tadi passing grade-nya susah, soal-nya susah, pokoknya susah-susah semua,” katanya.

Bahkan, Dewi Coryati menyebut kekurangan para guru honorer dalam hal pendidikan serta keterampilan merupakan sumbangan dari pemerintah.

"Perlu juga dipahami kalau ada guru-guru, bukan kalau ada, banyak sekali guru-guru yang mengalami kekurangan dalam hal pendidikan, dalam hal keterampilan itu juga adalah sumbangan dari pemerintah kita yang tidak melakukan pendidikan dengan sangat baik," paparnya.

Sementara itu, Prof. Zainuddin Maliki, yang juga Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PAN, mengungkapkan hasil tes PPPK guru honorer tidak bisa dijadikan satu-satunya indikator penerimaan guru honorer menjadi ASN.

"Ada guru yang kaya teori tapi miskin pengalaman, dan ada guru yang kaya pengalaman tapi miskin teori sehingga ketika harus menjawab tes-tes objektif mereka tidak bisa, tapi mereka kaya pengalaman," tegasnya.

Untuk itu, Prof. Zainuddin secara tegas meminta Menteri Nadiem menjadikan pengabdian guru honorer selama puluhan tahun, sebagai dasar pertimbangan penerimaan mereka menjadi ASN.

"Saya kira ini harus bisa menjadikan dasar pertimbangan kita untuk memberikan afirmasi kepada guru-guru kita baik yang usia 35 ke atas maupun yang belum 35 tapi pengabdiannya sudah puluhan tahun," jelasnya.

Prof. Zainuddin juga meminta kepada Nadiem menggunakan kesempatan ini untuk membayar hutang pemerintah kepada guru-guru honorer.

"Sekali lagi, gunakanlah kesempatan mengangkat PPPK ini untuk membayar hutang kepada guru-guru honorer kita yang telah memberikan pengabdian mereka untuk bisa diangkat menjadi ASN," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya