Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno/Ist

Politik

Sandiaga Ingatkan Pelaku Usaha Patuhi CHSE Jelang Pembukaan Sektor Pariwisata

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sektor pariwisata Nusantara bersiap kembali aktif seiring dengan terkendalinya Covid-19. Hal ini seiring rencana Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang akan membuka pariwisata Nusantara dalam waktu dekat.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno mengingatkan, pada saat pariwisata benar dibuka, semua pihak baik pelaku usaha wisata dan wisatawan untuk patuh protokol kesehatan.

Sandiaga juga mengingatkan terkait penerapan sertifikasi CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability) yang diharapkan dapat dipatuhi para pelaku usaha guna kepulihan sektor parekraf menyambut pariwisata era baru.


"Rumusnya dalam pemulihan pariwisata dan ekonomi kreatif adalah satu, yaitu penanganan Covid-19," kata Sandiaga dalam keterangannya, Kamis (30/9).

Kesungguhan pemerintah dalam mengakhiri pandemi Covid-19 dibuktikannya lewat penghargaan yang diterima Presiden Joko Widodo dalam Global Tourism Forum.

Kata Sandiaga, Jokowi mendapatkan penghargaan sebagai tokoh pariwisata dunia bukan karena Indonesia akan segera membuka sektor pariwisatanya, tetapi kewaspadaan serta penanganan Covid-19 yang dinilai komunitas pariwisata dunia patut dicontoh negara lain.

"Nah tentunya ini tidak boleh membuat kita jumawa, kita harus tetap berhati-hati dan saya melihat ada titik terang pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi lewat penerapan CHSE," katanya.

Penerapan CHSE yang menjadi standar utama ini akan disempurnakan lewat integrasi Aplikasi PeduliLindungi. Sehingga, tidak hanya mengontrol kasus Covid-19, lewat CHSE dan Aplikasi PeduliLindungi juga diharapkan dapat menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi para wisatawan.

"CHSE adalah kerja bersama, semua berkolaborasi. Sebagai gold standart, sertifikasi ini akan diintegrasikan dengan Aplikasi PeduliLindungi," demikian Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya