Berita

Wakil Ketua DPR RI, Lodewijk F Paulus di Komplek Parlemen, Jakarta/RMOL

Politik

Soal Dugaan Anasir PKI Susupi TNI, Pimpinan DPR Minta Gatot Nurmantyo Klarifikasi

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 16:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo diminta memberikan bukti soal adanya indikasi anasir pendukung PKI telah berhasil menyusup kembali ke tubuh TNI.

Desakan itu salah satunya disampaikan Wakil Ketua DPR RI, Lodewijk Freidrich Paulus. Ia meminta Gatot membeberkan fakta-fakta yang melatarbelakangi pernyataannya tersebut.

"Tentunya kita harus punya fakta yang kuat, apa sih yang disebut disusupi, siapa yang menyusupi, di mana disusupi," kata Lodewijk di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (30/9).


Lodewijk pun menyinggung soal dipindahkannya patung diorama dari Museum Dharma Bakti Kostrad yang menggambarkan susana tanggal 1 Oktober 1965, setelah enam jenderal dan seorang perwira muda TNI AD diculik anasir PKI.

"Apa betul indikator hanya patung dipindahkan yang zaman Pak AY (Azmyn Yusri) Nasution sebagai Pangkostrad itu, kemudian izin ke Pak Dudung (Pangkostrad saat ini) sebagai indikator awal," terangnya.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini menekankan, yang saat ini dinantikan dari Gatot adalah klarifikasi dan bukti-bukti.

"Kita hanya ingin klarifikasi, kita ingin ada pembuktian sehingga masyarakat juga terinformasikan dengan baik bahwa kalau itu betul indikatornya apa, faktanya apa," tandas Lodewijk Paulus.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya