Berita

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar/Net

Politik

Ketum PKB: Sudahi Isu PKI, Kita Butuh TNI yang Teduh dan Damai

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 15:44 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Isu penyusupan PKI ke tubuh Tentara Nasional Indonesia (TNI) seperti diungkapkan Gatot Nurmantyo diminta segera diakhiri.

“Sudahlah, PKI ini sudah masa lalu dan kita lebih baik saling memaafkan," kata Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (30/9).

Cak Imin berharap, jajaran TNI fokus mengawal NKRI, sekaligus turut serta menyukseskan penanganan Covid-19 dibanding riuh membahas isu komunisme. Menurutnya, rakyat Indonesia butuh kehadiran TNI yang teduh dan damai.


"Saya kira perdebatan soal komunisme disetop saja. Kita sekarang sangat butuh TNI yang teduh dan damai, banyak masalah bangsa yang memerlukan kehadiran TNI, termasuk soal Covid-19,” katanya.

Meski demikian, Wakil Ketua DPR RI ini menekankan kepada segenap bangsa untuk tetap mengingat dan meresapi peristiwa G30S/PKI yang menjadi sejarah kelam bangsa Indonesia.

"Tidak boleh dilupakan, menjadi sejarah pahit yang tidak boleh terjadi lagi," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya