Berita

Salah satu foto hinaan untuk Taliban dan ISIS/Net

Dunia

Sebelum Pergi, Militer AS di Afghanistan Sibuk Buat Hinaan untuk Taliban dan ISIS

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 13:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Beberapa hari sebelum meninggalkan Afghanistan, para marinir Amerika Serikat (AS) diperintahkan untuk menghapus grafiti dan memungut sampah yang berserakan.

Menurut laporan The Washington Post pada Kamis (30/9), marinir AS sibuk menghina Taliban dan ISIS. Berbagai hinaan itu bahkan diunggah di media sosial.

Salah satunya adalah sebuah foto yang menggambarkan seorang prajurit tengah membuat grafiti di sebuah tembok di Bandara Hamid Karzai dengan tulisan "F**k ISIS + Taliban" dengan cat warna hitam.


Gambar lain juga menunjukkan 12 pria dengan senjata api di depan barikade beton luar ruangan dengan kata-kata "F**k ISIS, AFG 2021". Beberapa lainnya adalah foto-foto tentara AS sembari memegang karton bertulisan "F**k Taliban".

Tetapi menurut seorang marinir, grafiti maupun hinaan-hinaan yang ditujukan kepada Taliban harus dihapus atas perintah komandan. Mereka juga diperintahkan untuk memungut sampah yang berserakan.

"Mengambil setiap potongan sampah terakhir untuk siapa? Taliban? Itu adalah tamparan di wajah kami," tegas marinir tersebut.

Jurubicara marinir AS, Letnan Jack Coppola mengatakan operasi pembersihan dilakukan untuk menghindari penundaan penerbangan. Tetapi ia tidak memberi alasan terkait penghapusan grafiti.

Sementara itu, untuk mencegah Taliban menggunakan peralatan militer, pasukan diberi izin untuk menghancurkan aset, termasuk helikopter dan truk lapis baja.

The Washington Post menyebut, hinaan-hinaan dari banyak marinir itu kemungkinan menjadi penyebab serangan bom bunuh diri oleh ISIS di salah satu pintu masuk bandara Kabul pada 26 Agustus. Insiden itu membuat lebih dari 180 orang meninggal dunia, termasuk 13 anggota militer AS.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya