Berita

Cover film PKI/Net

Politik

Mayoritas Publik Ingin Film PKI Diputar Lagi

KAMIS, 30 SEPTEMBER 2021 | 13:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Perdebatan tahunan bangsa Indonesia, soal perlu atau tidaknya film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI atau hanya Pengkhianatan G 30 S PKI untuk ditayangkan tidak pernah usai.

Film yang disutradarai Arifin C. Noer menceritakan Gerakan 30 September adalah gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam melakukan penculikan dan pembunuhan para jenderal TNI yang jasadnya ditemukan di sebuah sumur di Lubang Buaya, Jakarta pada tahun 1965.

Soal perdebatan itu, Direktur Eksekutif Median Rico Marbun memaparkan bahwa lembaganya sudah melakukan survei untuk menanyakan langsung bagaimana persepsi publik terkait pemutaran film tersebut.


Hasilnya, kata Rico, sebagian besar masyarakat masih menginginkan agar film Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI untuk terus diputar.

"Temuan kami, 42 persen responden meminta film tersebut diputar kembali, 15 persen memilih tidak setuju," ujar Rico Marbun dalam rilis survei bertema "Persepsi Publik Atas Isu Komunisme dan Reshuffle Kabinet", Kamis siang (30/9).

Sementara, lanjut Rico, tidak sedikit juga masyarakat yang masih ragu menjawab. Tepatnya, 42 persen responden masih tidak menjawab atau menjawab tidak tahu.

Survei dilakukan pada medio 19 hingga 26 Agustus 2021 dengan melibatkan sampel 1.000 responden.

Sampel dipilih dengan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar 3 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya