Berita

Lieus Sungkharisma saat berbincang dengan Kanjeng Norman/Repro

Politik

Lieus Sungkharisma Terkejut Pendukung Jokowi Dukung Rocky Gerung, Kanjeng Norman: Kalau Menyangkut Masalah Rakyat, Kita Bersatu

RABU, 29 SEPTEMBER 2021 | 12:57 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma, mengaku terkejut melihat pendukung Joko Widodo di Pilpres 2019 lalu mendukung warga Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat -termasuk Rocky Gerung- yang tanahnya sedang bersengketa dengan PT Sentul City.

Terkejutnya Lieus itu tampak dalam video yang diunggah di akun YouTube Lieus Sungkharisma Official berjudul "Pendukung Jokowi Mendukung Rocky Gerung Lawan Sentul City".

"Saya ketemu kawan tapi lawan juga waktu Pilpres 2019, Pak Kanjeng Norman ini pendukung Pak Jokowi, saya pendukung Pak Prabowo. Dalam debat-debat di televisi kita seru lah, panas. Tapi ini saya senang sekali, kemarin saya lihat videonya itu, Bung Kanjeng Norman ini ada di Sentul memberikan keterangan mendukung masyarakat," ujar Lieus seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (29/9).


Lieus pun mengaku kaget, karena meskipun berbeda pandangan dengan Rocky Gerung, Kanjeng Norman hadir membantu rakyat yang sedang bersengketa dengan Sentul City.

"Saya setuju, saya kira Pilpres sudah selesai. Pak Prabowo pun sama Sandiaga Uno sudah gabung dalam kabinet. Ini enggak ada alasan kita masih harus terus saja berbeda," kata Lieus.

Di sisi lain, Kanjeng Norman pun menyatakan dirinya tetap berada di koridor sebagai pendukung Jokowi. Akan tetapi, Kanjeng Norman berharap semua elemen bersatu ketika menyangkut masalah rakyat.

"Tapi enggak apa-apa, biar ramai di media. Anda tetap dalam koridor anda, saya tetap dalam koridor saya. Tapi kalau menyangkut masalah NKRI, menyangkut masalah rakyat, ya kita bersatu," tegas Kanjeng Norman.

Lieus juga berharap, pada tiga tahun terakhir masa jabatan Jokowi sebagai Presiden, harus dimanfaatkan mengurusi persoalan tanah.

"Saya berharap ini, Pak Jokowi bisa, karena beliau juga enggak mau memperkaya diri. Jadi saya lihat cocok, momen tiga tahun ini, rapihin masalah pertanahan. Khususnya, yang sekarang ribut di Sentul City," kata Lieus.

Sementara itu, Kanjeng Norman pun mengaku heran karena persoalan Sentul City berada di "depan mata" Istana Bogor. Akan tetapi, tidak ada kepedulian terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat.

"Salah satu Sentul, dan itu terjadi di mana-mana. Dekat Istana Bogor, kan malu-maluin. Polrinya juga disitu, enggak jauh, kok diem? Ini yang jadi masalah. Panglimanya juga di Jakarta. Gila kan!" tegas Kanjeng Norman.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya