Berita

Ilustrasi pasien Covid-19 yang dirawat di rumah sakit/Net

Kesehatan

Antisipasi Gelombang Ketiga, Pakar FKM UI: Di Banyak Negara Kasus Masih Meningkat Lagi

RABU, 29 SEPTEMBER 2021 | 01:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Data perkembangan kasus Covid-19 selama September menunjukkan tren perbaikan kondisi pandemi Indonesia. Namun, sejumlah pakar masih mengkhawatirkan munculnya gelombang ketiga (third wave).

Hingga Selasa sore (28/9), Satuan Tugas Penanganan Covid-19 memang mencatat kembali penurunan angka kasus aktof sebanyak 1.618 kasus, sehingga kini pasien positif yang masih menjalani perawatan tinggal 38.652 orang.

Tetapi, masih terjadi pertambahan kasus positif sebanyak 2.057 kasus hingga kemarin. Di sisi yang lain, pasien sembuh bertambah lebih banyak, yaitu hingga 3.551 orang, dan khusus yang meninggal bertabah 124 jiwa.


Dari data tersebut, pakar Biostatistk Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), dr. Iwan Ariawan, mengingatkan semua pihak termasuk pemerintah untuk tidak menganggap penurunan yang terjadi sebagai satu kebebasan dalam beraktivitas.

"Jangan euforia, karena risiko untuk meningkat lagi masih ada," kata Iwan dilansir Kantor Berita RMOLJakarta dalam acara daring bertajuk 'Waspada Gelombang Ketiga: Bijak Bepergian Cegah Penularan', Selasa (28/9).

Menurut Iwan, sikap semua stakeholder merespon perkembangan kasus positif yang sudah mulai menurun angkanya sangat menentukan kondisi pandemi di Indonesia ke depannya.

Maka dari itu, dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dalam menjalankan aktivitas. Untuk pemerintah, Iwan berharap cakupan vaksinasi bisa terus ditingkatkan, agar potensi penularan bisa ditekan secara maksimal.

"Virus Corona masih beredar dan belum habis. Di banyak negara kasus masih meningkat lagi," demikian Iwan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya