Berita

Kaset rekaman audio wawancara anak SMA dengan anggota The Beatles/Net

Hiburan

Kaset Rekaman Wawancara Anak SMA dengan John Lennon Dilelang Seharga Rp 600 Juta

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 16:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah kaset rekaman empat remaja Denmark yang mewawancarai personel The Beatles, John Lennon yang dibuat setengah abad lalu dilelang seharga 42 ribu dolar atau setara dengan Rp 600 juta.

Kaset rekaman audio berdurasi 33 menit itu berisi obrolan wawancara dengan John Lennon yang ditujukan untuk koran sekolah. Di dalamnya juga ada lagu yang tampaknya tidak dipublikasikan oleh The Beatle.

Menurut 9News, rekaman itu dibuat oleh Karsten Hoejen, yang ketika itu berusia 16 tahun. Rekaman dibuat menggunakan tape recorder yang ia pinjam dari toko hi-fi lokal pada 5 Januari 1970.


Ketika itu, Perang Vietnam dan Perang Dingin tengah berkecamuk, sehingga Lennon dan istrinya, Yoko Ono memberikan pesan perdamaian.

"Rekaman itu berisi Lennon dan Ono yang berbicara tentang berada di Denmark dan perdamaian dunia. Pesan perdamaian mereka adalah tujuan kami datang," kata Hoejen.

"Ada suasana yang sangat santai, suasana yang nyaman. Lennon dan Ono duduk di atas meja (kopi)," tambahnya.

Keempat remaja berusia 16 tahun itu ingin mewawancarai Lennon untuk majalah sekolah mereka tetapi datang terlambat untuk konferensi pers resmi.

Saat itu, Hoejen memegang mikrofon, dan temannya, Jesper Jungersen memotret.

"Pada saat tertentu, seseorang, saya tidak ingat siapa, bertanya kepada Lennon apakah bisa bermain gitar untuk kita. Dia bermain dan bernyanyi dengan Ono "Give Peace a Chance" dan kemudian "Radio Peace"," jelas Hoejen.

Selain kaset, ada 23 foto dan salinan koran yang ikut dilelang. Paket itu diperkirakan bernilai setidaknya 42 ribu dolar AS.

"Yang juga membuat (rekaman itu) menarik adalah bahwa itu adalah kantong waktu. Itu direkam pada tape recorder kuno. Ketika mendengarkan rekaman itu, Anda menyadari bahwa mereka berbicara langsung dari hati mereka. Ini bukan konferensi pers yang dipentaskan," kata Alexa Bruun Rasmussen dari rumah lelang utama Denmark Bruun Rasmussen Auctioneer.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya