Berita

Ruang rapat paripurna DPRD DKI Jakarta/RMOL Jakarta

Politik

Ketua DPRD DKI Tetap Lanjutkan Rapat Paripurna Walau Tidak Kuorum

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 13:10 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta tetap digelar pada siang ini, Selasa (28/9). Sekalipun jumlah peserta rapat jauh dari kuorum.

Rapat paripurna hanya dihadiri 32 anggota dewan. Mereka yang terdiri dari 25 anggota Fraksi PDI Perjuangan dan 7 anggota Fraksi PSI.

Padahal syarat kuorum adalah dihadiri 50 persen anggota plus 1 anggota. Artinya harus ada 54 anggota dari total 106 anggota yang berada di ruang rapat paripurna.


Sebanyak 7 fraksi, termasuk 4 pimpinan DPRD DKI Jakarta kompak memboikot rapat paripurna yang menyisipkan agenda interpelasi Formula E.

Oleh Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi, rapat paripurna tetap dilanjut setelah terjadi dua kali skorsing untuk memenuhi kuorum.

Dia mengatakan bahwa paripurna tetap dilanjutkan untuk mendengarkan penjelasan secara lisan atas hak usul interpelasi Formula E yang dibacakan anggota Fraksi PDI Perjuangan, Jhony Simanjuntak.

"Kita minta pandangan teman-teman juga usulannya apa sih. Kan saya mau denger juga sebagai pimpinan," kata Prasetio usai rapat paripurna, Selasa (28/9).

Sebagaimana diberitakan Kantor Berita RMOL Jakarta, rapat paripurna dipenuhi oleh pernyataan anggota dewan yang hadir. Mereka hampir satu irama mempertanyakan aliran dana Formula E yang dinilai sangat besar dan membebani APBD serta temuan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Meski rapat tetap dilanjutkan, Paripurna kali ini tidak menghasilkan keputusan apapun.

"Hari ini tidak mengambil keputusan. Nanti kita agendakan lagi," tandas Prasetio.

Sesuai aturan, Paripurna ditunda paling lama tiga hari dan akan dilanjutkan kembali melalui penetapan di Badan Musyawarah.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya