Berita

Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Luqman Hakim/Repro

Politik

Polemik Jadwal Pemilu, Pimpinan Komisi II: Pemerintah Hanya Fasilitator, Rakyat yang Punya Hajat

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 10:19 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah melalui Menko Polhukam Mahfud MD mengusulkan pelaksanaan Pemilu Serentak Nasional akan dilaksanakan pada 15 Mei 2024. Keputusan itu ditetapkan dalam sebuah rapat internal kementerian terkait.

Merespons putusan tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Luqman Hakim, meminta pemerintah untuk tidak tergesa-gesa. Setidaknya, pemerintah harus meminta masukan dari berbagai kalangan lebih dulu, mulai ahli sampai pimpinan partai politik.

"Biar tidak terkesan subjektif, memutuskan tahapan dan jadwal pemilu dari hitung-hitungan kepentingan kekuasaan semata," ujar Luqman Hakim kepada wartawan, Selasa (28/9).


Dijelaskan Luqman, ada banyak tahapan yang harus diperhatikan pemerintah dalam menentukan jadwal pelaksanaan Pemilu Serentak 2024. Apalagi, pada tahun tersebut juga akan ada gelaran Pilkada Serentak.

Legislator PKB ini pun meminta pemerintah supaya memakai cara pandang bahwa Pemilu adalah hajatan rakyat Indonesia. Pemilu bukan hanya soal rebutan kekuasaan semata.

"Ingat, pemilu itu harus dipahami hajatnya rakyat yang memegang kedaulatan atas NKRI ini. Pemilu bukanlah hajatnya pemerintah. Pemerintah hanya fasilitator," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya