Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, PKS: Jangan Dinodai dengan Isu Dwi Fungsi

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 09:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyambut baik hasil survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan TNI sebagai lembaga negara paling dipercaya masyarakat.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI ini harus tetap dijaga.

"Kepercayaan kepada TNI yang tinggi harus dijaga," kata Mardani kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Selasa pagi (28/9).


Karena itulah, anggota Komisi II DPR RI ini berharap tingginya kepercayaan publik ke TNI jangan sampai dikotori oleh isu dan wacana mengembalikan dwi fungsi militer.

Caranya, dengan tidak melibatkan militer  yang notabene adalah penjaga kedaulatan negara ke ranah politik praktis.

"Jangan sampai dinodai dengan isu dwi fungsi atau menarik-narik ke wilayah politik," tegas Mardani.

Lembaga Survei Nasional Indikator Politik Indonesia kembali merilis hasil survei terbarunya terkait tingkat kepercayaan masyarakat atas kinerja lembaga-lembaga di Indonesia. Hasilnya, TNI menempati peringkat pertama, dengan nilai 90,0 persen.

"TNI paling dipercaya, kemudian Presiden, Polri, KPK, Kejaksaan, MPR, DPD, DPR, dan partai politik," kata Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi saat memaparkan hasil surveinya, Minggu kemarin (26/9). 

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya