Berita

Anggota DPR RI Fadli Zon/Net

Politik

Fadli Zon: Tidak Bisa Benda Museum Seenaknya Diangkut Atas Permintaan Orang

SELASA, 28 SEPTEMBER 2021 | 07:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Hilangnya diorama yang menggambarkan suasana 1 Oktober 1965 atau beberapa jam setelah 6 jenderal dan seorang perwira muda TNI AD diculik anasir PKI yang ada di tubuh pasukan kawal pribadi presiden, Cakrabirawa di Museum Dharma Bhakti Kostrad menjadi sorotan publik.

Apalagi, yang mengungkap hilangnya patung yang menggambarkan adegan saat Mayjen Soeharto menerima laporan dari Komandan Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) Kolonel Sarwo Edhie Wibowo itu adalah mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo.

Kepala Penerangan Kostrad Kolonel Inf Heryantana memang telah menjelaskan alasan patung tersebut tidak lagi ada di museum. Namun demikian, anggota DPR RI Fadli Zon merasa aneh dengan penjelasan tersebut. Sebab, patung hilang dikarenakan permintaan seseorang.


“Tidak bisa benda museum seenaknya diangkut atas permintaan seseorang. Apalagi menyangkut tonggak sejarah penting bangsa kita. Ini kesalahan yang fatal,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Senin malam (28/9).

Politisi Gerindra itu lantas bertanya-tanya dengan fenomena yang terjadi di tanah air. Di mana banyak hal-hal yang dihilangkan, mulai dari mural kritis, baliho, hingga patung bersejarah.

“Setelah baliho, kini patung,” sindirnya.

Heryantana telah menjelaskan bahwa patung tidak lagi berada di museum karena telah diminta oleh mantan Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Azmyn Yusri Nasution, yang meminta langsung kepada Pangkostrad Letjen Dudung untuk dapat menyerahkan patung-patung tersebut kepadanya.

"Patung itu yang membuat Letjen Purn AY (Azmyn Yusri) Nasution saat beliau menjabat Pangkostrad, kemudian pada tanggal 30 agustus 2021 Pak AY (Azmyn Yusri) Nasution meminta kepada Pangkostrad Letjen Dudung untuk diserahkan kembali pada Letjen Purn AY (Azmyn Yusri) Nasution," ujar Haryantana dalam keterangan tertulis, Senin (27/9).

Namun demikian, ia tak menjelaskan lebih detail kapan pembuatan patung dan patung tersebut mulai di pamerkan di museum Dharma Bhakti Kostrad.

Di satu sisi, Kantor Berita Politik RMOL sudah coba mendatangi Markas Komando Kostrad, Jalan Medan Medan Merdeka, Jakarta Pusat untuk memastikan terkait hal tersebut. Hanya saja, akses untuk ke museum yang letaknya di gerbang depan Makostrad itu sulit diakses.

Beberapa petugas di sana tidak mengizinkan melihat langsung museum. 

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya