Berita

BEM SI/Net

Nusantara

BEM SI: Aparat Hukum Harus Berantas Koruptor di Masa Pandemi

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 20:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dengan tegas menolak segala bentuk tindakan korupsi yang ada, apalagi yang dilakukan saat pandemi Covid-19.

Koordinator Pusat BEM SI, Wahyu Suryono mengatakan, berkaitan dengan situasi yang ada saat ini, pihaknya akan mematangkan melalui agenda Rapat Kerja Nasional (Rakernas) BEM SI yang akan diselenggarakan di Yogyakarta siang ini.

“Aliansi BEM SI tetap konsisten berpegang teguh terhadap kebenaran ilmiah dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Aliansi kami mencoba memandang persoalan korupsi ini secara holistik dan komprehensif,” ujar Wahyu dalam keterangan tertulis, Senin (27/9).


Wahyu menegaskan, pihaknya secara tegas mengecam segala bentuk tindakan korupsi yang dilakukan oleh pejabat, terkhusus di masa pandemi. Dia menghimbau kepada seluruh penegak hukum untuk bisa mengambil langkah serius dalam menyelesaikan kasus korupsi.

“Dilain sisi, kami secara tegas mengecam segala bentuk tindakan korupsi yang dilakukan oleh pejabat, terkhusus di masa pandemi. Kami juga menghimbau kepada seluruh perangkat penegak hukum untuk mengambil langkah serius dalam menyelesaikan kasus-kasus tindak pidana korupsi  di daerah ataupun pusat,” tegasnya.

Wahyu menambahkan, secara teknis pihaknya sedang menyiapkan beberapa langkah bersama elemen lain. Menurutnya, perjuangan anti korupsi merupakan kewajiban bersama agar cita-cita bangsa tercapai.

“Secara teknis, kami sedang menyiapkan beberapa langkah bersama dengan elemen lain yang memiliki visi yang sama. Perjuangan anti korupsi ini adalah kewajiban bersama agar tercapainya cita-cita nasional bangsa Indonesia,” tandasnya.

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya