Berita

Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma saat jelaskan rencananya akan somasi PT Sentul City/Repro

Politik

Bela Warga Bojong Koneng, Lieus Sungkharisma Siap Layangkan Somasi ke PT Sentul City

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 17:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dukungan terhadap masyarakat Bojong Koneng, Bogor, yang lahannya terancam digusur oleh PT Sentul City terus mengalir dan semakin membesar.

Aktivis Tionghoa, Lieus Sungkharisma yang mempunyai bukti berupa surat-surat lengkap dan absah atas hak kepemilikan tanah seluas 800 meter persegi dari ahli waris Emmy Ningtiyas De Groot bernama Yuni Chandra Nurjana, akan mensomasi PT Sentul City.

"Soal Sentul City ini banyak yang bilang verpondingnya palsu, ini saya lagi akan menuju kantor pengacara akan membuat surat somasi buat Sentul City," kata Lieus dalam sebuah video yang diunggah di akun Lieus Sungkharisma Official pada Senin (27/9).


Lieus menegaskan, pihaknya bersama Sang Pengacara memberikan tenggat waktu selama 7 hari atau seminggu kepada pihak Sentul City untuk memberikan hak atas tanah yang notabene milik warga Bojong Koneng, Babakan Madang, Bogor.

Jika tidak diindahkan, maka Lieus bersama sang pengacara akan membawa sengketa tanah rakyat itu ke meja hijau.

"Dikasih waktu 7 hari, kalau tidak dijawab, maka akan di pengadilan. Saya sebenarnya tidak berharap akan kembali pengadilan, tapi ya kalau kepaksa apa boleh buat, karena yang kita lakukan adalah buat rakyat, kita tunggu waktu 7 hari ya," tandasnya.

Lieus sebelumnya berjanji akan segera menemui Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil untuk menyelesaikan masalah kepemilikan tanah yang sah.

“Biar mengetahui dan membereskan buldozer. (Masak) pakai Satpol PP dan preman. Padahal prosedur hukumnya, kalau RG (Rocky Gerung) disomasi tidak jawab (ya) ke pengadilan,” kata dalam sebuah video yang diunggah di akun Lieus Sungkharisma Official pada Kamis (16/9).

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya