Berita

Jumpa pers perwakilan fraksi DPRD DKI Jakarta di Restoran Tesate Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9)/Net

Politik

7 dari 9 Fraksi DPRD DKI Kompak Menolak Hadiri Rapat Paripurna “Ilegal”

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 16:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sebanyak 7 dari 9 fraksi di DPRD DKI Jakarta memastikan tidak akan hadir dalam rapat paripurna yang akan digelar besok, Selasa (28/9). Ini lantaran mereka menilai rapat yang memasukkan agenda persetujuan interpelasi Formula E itu dianggap ilegal.

Tujuh fraksi tersebut adalah Fraksi Gerindra, Fraksi PKS, Fraksi Demokrat, Fraksi PAN, Fraksi Nasdem, Fraksi Golkar, dan Fraksi PKB-PPP.

Penegasan sikap ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Mohammad Taufik dalam jumpa pers di Restoran Tesate Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (27/9).


"Tujuh fraksi dan empat Wakil Ketua DPRD DKI menyatakan rapat paripurna yang digelar Selasa (29/9), tidak layak dihadiri, baik eksekutif maupun anggota DPRD DKI," kata Taufik seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta, Senin (27/9).

Menurut Taufik, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi telah menabrak tata tertib dengan menyelipkan agenda siluman dalam pembahasan badan musyawarah (Bamus).

"Masak, tatib yang disahkan dan Pras yang mengetuk palunya, dia sendiri yang melanggar," kata Taufik keheranan.

Dalam jumpa pers tersebut turut di hadiri Wakil DPRD DKI lainnya yakni Zita Anjani dari Fraksi PAN, Abdurahman Suhaimi dari Fraksi PKS, dan Misan Samsuri dari Fraksi Demokrat.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya