Berita

Aksi Garda Penegak Pancasila/Net

Politik

Tandingi Aksi BEM SI, Garda Penegak Pancasila Desak Novel Baswedan Cs Legowo

SENIN, 27 SEPTEMBER 2021 | 12:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Aksi unjuk rasa dari aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dihiasi dengan adanya aksi tandingan dari puluhan pemuda.

Berbeda dengan BEM SI yang meminta Novel Baswedan dan 55 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang gagal alih status aparatur sipil negara (ASN) tetap dimasukkan ke KPK, para peserta aksi ini justru mendukung adanya Novel cs diberhentikan dengan hormat.

Massa yang menamai diri dari Garda Penegak Pancasila ini menggelar unjuk rasa di area Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.


Aksi masa Garda Penegak Pancasila ini dilakukan di arah berseberangan dari ratusan massa dari mahasiswa.

Puluhan massa dari Garda Penegak Pancasila ini membawa berbagai atribut aksi. Mulai dari bendera Merah Putih maupun spanduk yang berisi mendukung keputusan KPK di era Firli Bahuri.

Spanduk tersebut terlihat bertuliskan "Pegawai KPK Yang Gak Lulus TWK, Harus Legowo. Jangan Lebay!!”.

Selain itu, juga terlihat spanduk yang bertuliskan "Bersihkan KPK dari Pegawai yang Tidak Berwawasan Kebangsaan"

Dari kedua massa ini, petugas kepolisian memberikan barikade tanpa memasang kawat berduri maupun barrier pembatas.

Hingga pukul 12.35 WIB, aksi unjuk rasa dari dua kelompok ini masih berjalan dengan kondusif.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Zulhas Prediksi 15 Tahun Lagi Terjadi Perang Pangan

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:17

Outlook Utang Dipangkas, Menkeu Purbaya Ngaku Salah

Jumat, 06 Maret 2026 | 22:08

Ketum Golkar Tak Mau Dengar Kabar Tersangka Fadia Arafiq

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:53

Indonesia Lebih Baik Ikut Menentukan Perdamaian, Zulhas: Ketimbang Nggak Bisa Apa-apa

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:42

Resmi! Anak di Bawah Umur 16 Tahun Dilarang Main Medsos dan Roblox

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:37

Soal Nasib Selat Hormuz, Iran: Silakan Tanya Amerika Serikat

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:26

Purbaya Heran Fitch Pangkas Outlook Utang RI Saat Negara Lain Defisit Lebih Tinggi

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Menko Airlangga Putar Otak Antisipasi Konflik Timteng

Jumat, 06 Maret 2026 | 21:05

Bahlil: Bagi Golkar, Lailatul Qadar Itu Kursi Bertambah

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:37

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026 Capai 5,5 Persen

Jumat, 06 Maret 2026 | 20:17

Selengkapnya