Berita

Ketua Umum Prima Agus Jabo Priyono/RMOL

Politik

Agus Jabo: Prima akan Jadi Parpol Wadah Perlawanan pada Oligarki

MINGGU, 26 SEPTEMBER 2021 | 20:59 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Adil Makmur (Prima) tegaskan komitmen untuk membangun poros politik yang bebas oligarki untuk menyehatkan jalannya demokrasi di Indonesia.
 
Ketua Umum Prima Agus Jabo Priyono mengatakan, gerakan dan cita-cita melawan oligarki akan lebih mudah tercapai jika elemen masyarakat sipil dan partai politik berada dalam cara pandang yang sama.
"Maka kami serukan masyarakat sipil untuk membangun poros anti oligarki yang diwadahi oleh Parpol," ujar Agus Jabo dalam keterangan tertulis, Minggu (26/9).

Sebagai ikhtiar utama, kata Agus Jabo, saat ini dia sedang mempersiapkan segala macam persyaratan. Tujuannya, agar Prima dapat lolos menjadi peserta dan mempunyai hasil terbaik pada Pemilu Serentak 2024.

Sebagai ikhtiar utama, kata Agus Jabo, saat ini dia sedang mempersiapkan segala macam persyaratan. Tujuannya, agar Prima dapat lolos menjadi peserta dan mempunyai hasil terbaik pada Pemilu Serentak 2024.

"Sehingga nantinya bisa menciptakan langkah konkret dalam tatanan bernegara yang pastinya partai politik ini harus ikut pemilu dan memenangkan Pemilu," katanya.

Lanjutnya, jika Prima ditakdirkan lolos dan mendapatkan kursi di DPR RI, maka tekad untuk membentuk regulasi yang menguntungkan rakyat dan mengakhiri dominasi oligarki akan direalisasikan.

"UU yang menguntungkan segelintir orang seperti UU Minerba dan UU Cipta Kerja harus dicabut dan dirumuskan UU yang berpihak kepada kepentingan rakyat bukan memperkokoh oligarki," tegasnya.

Sadar bahwa melawan oligarki yang sudah mengakar tidak mudah, Agus Jabo menegaskan, gerakan partainya akan berjalan bersama seluruh elemen masyarakat.

"Maka Partai Prima mengajak semua kekuatan sipil, ulama, intelektual, akademisi, gerakan sosial untuk bersatu padu karena oligarki akan membahayakan kehidupan berbangsa dan bernegara," demikian Agus Jabo.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya