Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Bisa Menangi Pilpres Jika Jeli Pilih Pasangan dan Didukung Semua Partai Koalisi

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 20:19 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peluang Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tampil di Pilpres 2024 sangat terbuka lebar. Sebab, Menteri Pertahanan itu memiliki kapabilitas, popularitas, dan elektabilitas yang mumpuni.

Pakar komunikasi politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai bahwa peluang Prabowo Subianto untuk menang juga terbuka lebar asalkan bisa menyelesaikan dua pekerjaan rumah (PR).

“Sangat berpeluang menang pada Pilpres 2024 jika jeli menentukan pansangannya dan didukung oleh semua koalisi pendukung pemerintah saat ini,” ujarnya diskusi bertajuk “Menakar Peluang Prabowo pada pilpres 2024” yang digelar Political and Public Policy (P3S) secara virtual pada Jumat (24/9).


Turut hadir sebagai narasumber, Direktur Political and Public Policy (P3S) Jerry Massie, pengamat politik Ubedilah Badrun, dan Reza Haryadi.

Menurut Emrus, jika merujuk pada Pilpres yang lalu, Prabowo adalah sosok renah hati yang bersedia menjadi cawapres dan capres pada Pilpres 2024. Akan tetapi sebagai pemimpin partai, Prabowo memiliki modal politik untuk menjadi capres.

“Prabowo termasuk orang yang rendah hati, tidak anti kritik, dan suka membantu orang,” sambungnya.

Senada itu, pengamat politik Ubedilah Badrun menilai Prabowo Subianto masih memiiki hak politik untuk mencalonkan diri sebagai calon presiden untuk pemilu 2024. Asalkan bisa memenuhi syarat presidential threshold.

Untuk peluang, Ubedilah Badrun menilai agar Prabowo membuktikan bahwa kinerjanya sebagai Menteri Pertahanan bermanfaat bagi rakyat Indonesia.

“Juga faktor kemampuan Prabowo memahami 52 persen generasi milenial dan generasi Z yang akan menjadi pemilih menentukan pada pemilu 2024 nanti,” ujarnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya