Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

China Segera Ciptakan Vaksin Baru yang Paling Efektif untuk Semua Varian Covid

JUMAT, 24 SEPTEMBER 2021 | 07:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah China akan merilis sebuah vaksin Covid-19 baru yang diprediksi oleh para ahli bisa menjadi yang paling efektif yang dikembangkan di negara itu.

Ini merujuk pada penelitian terbaru yang menunjukkan tingkat kemanjuran 79 persen terhadap varian Delta dan 67 persen terhadap varian apa pun.
Zhuang Shilihe, pakar vaksin yang berbasis di Guangzhou, mengatakan pada Kamis (23/9), bahwa kandidat vaksin Covid-19 berbasis protein yang dikembangkan oleh Clover Biopharmaceuticals juga merupakan vaksin Covid-19 pertama di dunia yang telah terbukti efektif melawan ketiga mutasi; Delta, Gamma dan Mu, seperti dilaporkan Global Times.

Pada Rabu (22/9) Clover telah mengumumkan di situs webnya bahwa mereka telah mencapai titik akhir kemanjuran primer dan titik akhir kemanjuran sekunder SPECTRA, yaitu uji klinis fase II-III yang sangat penting secara global.

Pada Rabu (22/9) Clover telah mengumumkan di situs webnya bahwa mereka telah mencapai titik akhir kemanjuran primer dan titik akhir kemanjuran sekunder SPECTRA, yaitu uji klinis fase II-III yang sangat penting secara global.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandidat, dengan kode SCB-2019, menunjukkan 79 persen kemanjuran keseluruhan terhadap Covid-19 dengan tingkat keparahan apa pun yang disebabkan oleh varian Delta yang dominan secara global, yang saat ini mencakup lebih dari 90 persen dari semua kasus di seluruh dunia.

"Kandidat vaksin Clover adalah salah satu yang pertama menunjukkan kemanjuran yang signifikan terhadap Delta dalam uji klinis acak," tulis pengumuman itu.  

Kemanjuran keseluruhan tidak buruk, mengingat tingkat keparahan varian yang digunakan dalam uji klinis, kata Zhuang.

Clover mengatajan uji klinis SPECTRA mendaftarkan lebih dari 30.000 peserta dewasa dan lanjut usia (18 tahun ke atas) di 31 lokasi di lima negara (Filipina, Brasil, Kolombia, Afrika Selatan, Belgia) yang menghasilkan salah satu uji klinis Covid-19 yang paling beragam yang dilakukan hingga saat ini.

Vaksin ini juga menunjukkan kemanjuran 100 persen terhadap pasien Covid-19 parah dan rawat inap, dan kemanjuran 84 persen terhadap Covid-19 sedang hingga berat, yang disebabkan oleh jenis SARS-CoV-2.

Clover berencana untuk mengajukan permohonan persetujuan bersyarat kepada otoritas pengatur global (termasuk Administrasi Produk Medis Nasional China, Badan Obat Eropa, dan Organisasi Kesehatan Dunia) pada kuartal keempat tahun 2021.

Setelah menerima persetujuan bersyarat, Clover berencana untuk memulai peluncuran produk awal vaksin berpotensi pada akhir 2021.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

KSP Bocorkan Poin Penting Taklimat Presiden Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:30

Pembangunan Huntara Ditarget Rampung Seluruhnya Sebelum Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:25

Rancangan Perpres Tugas TNI Atasi Terorisme Tuai Kritik

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:23

Safari Ramadan di Tujuh Provinsi, PTPN IV Bahagiakan Anak Yatim

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:01

Pengemis Musiman Eksploitasi Anak Kembali Marak Jelang Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:00

Ketua Bawaslu Ungkap Kelemahan Norma Penanganan Pelanggaran Pemilu

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:59

Bukan Teladan, Pimpinan DPD Kompak Belum Lapor LHKPN

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:44

Gibran Silaturahmi ke Habib Ali Kwitang Jelang Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:31

Guru Honorer Layak Dapat THR

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:22

Ramadan jadi Momentum Edukasi Penggunaan Air dengan Bijak

Kamis, 12 Maret 2026 | 16:17

Selengkapnya