Berita

Rapat Komisi I DPR RI bersama dengan Kementerian Pertahanan dan TNI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta/RMOL

Politik

Panglima TNI dan Menhan Absen, Rapat Komisi I Banjir Interupsi dan Diskors

KAMIS, 23 SEPTEMBER 2021 | 11:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Rapat Kerja Komisi I DPR RI bersama Kementerian Pertahanan dan Panglima TNI banjir interupsi. Hal ini, dikarenakan semua mitra kerja hanya mengutus perwakilan.

Kementerian Pertahanan diwakili Wakil Menteri Pertahan Muhammad Herindra. Sedangkan Panglima TNI, mengutus Kepala Badan Intelijen Strategis, Letnan Jenderal Joni Supriyanto.

Rapat yang dihadiri perwakilan masing-masing lembaga ini pun menjadi poin keberatan dari para anggota legislatif. Salah satunya anggota Komisi I Fraksi PDI Perjuangan, TB Hasanuddin.


Dia memandang, agenda hari ini penting dan tidak sepatutnya Panglima TNI asal mengutus perwakilan.

Adapun agenda rapat membahas soal rencana anggaran final untuk pertahanan dalam tahun anggaran 2022. Rapat ini digelar di Ruang Rapat Komisi I DPR, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/9).

"Untuk urusan-urusan anggaran dan final membuat keputusan dalam bentuk transkrip kesimpulan Komisi I dengan pemerintah. Artinya ini kepala negara, Panglima TNI tidak bisa asal menunjuk saja," kata TB Hasanuddin.

TB Hasanuddin menekankan, bahwa pengalokasian anggaran TNI hanya bisa diputuskan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto. Artinya, bukan kewenangan Kabais yang diutus.

"(Kabais) bukan dalam kewenangannya memutuskan. Misalnya, oke geser anggaran ke darat sekian, laut sekian, enggak bisa! Harus Panglima TNI (yang memutuskan)," tegasnya.

Pernyataan TB Hasanuddin diamini anggota Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan. Bahkan, kata dia, rapat yang seluruhnya hanya dihadiri perwakilan merupakan preseden tidak baik yang baru pertama terjadi di Komisi I.

"Preseden yang pertama terjadi, sementara yang dibahas di Komisi I adalah salah satu sangat strategis untuk kepentingan bangsa dan negara," tandasnya.

Adapun rapat Komisi I DPR RI saat ini diputuskan diskors sambil menunggu Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letnan Jenderal Eko Margiyono.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya