Berita

Anggota Komisi I DPR Rizki Aulia Rahman Natakusumah/Net

Politik

Legislator Demokrat Pertanyakan Sikap Indonesia Soal AUKUS

RABU, 22 SEPTEMBER 2021 | 21:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi I DPR berikan perhatian serius terkait rencana Australia untuk membangun kapal selam bertenaga nuklir di bawah kemitraan keamanan Indo-Pasifik, Amerika Serikat, dan Inggris atau AUKUS.

Anggota Komisi I DPR, Rizki Aulia Rahman Natakusumah mempertanyakan sikap pemerintah Indonesia perihal AUKUS. Pertanyaan ini dia lontarkan dalam rapat kerja bersama Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar.

Rizki mengatakan konsep Indo Pacific dengan peaceful approach dalam mengatasi dinamika Laut China Selatan.


"Jadi sudahkah ada kolektif approach, effort bersama secara kolektif di tingkat ASEAN untuk bisa memitigasi permasalahan terkait dengan adanya AUKUS Pact, karena ini isu serius," tanya Rizki di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (22/9).

Menurutnya, isu AUKUS memang harus disikapi dengan serius oleh Indonesia. Ia mengharapkan ada upaya diplomasi lebih jauh yang dapat dilakukan melaluai Kementerian Luar Negeri.

"Saya harapkan ada upaya diplomasi yang sudah bukan berlandaskan diplomasi kopi lagi pak, kita bisa memberikan soft touch tapi ini waktunya untuk hard diplomacy menurut saya," demikian legislator Partai Demokrat ini.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya