Berita

Nurcahyo Anggorojati jadi ketua DPW Nasdem Jakarta/Net

Politik

Misi Nasdem Jadikan Keponakan SBY sebagai Ketua DPW Jakarta

RABU, 22 SEPTEMBER 2021 | 08:52 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem secara resmi menyerahkan Surat Keterangan (SK) pengangkatan Nurcahyo Anggorojati sebagai ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasdem DKI Jakarta.

Nurcahyo merupakan anak dari mantan Ketua Umum Partai Demokrat Hadi Utomo dan keponakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Proses penyerahan SK dilakukan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali kepada Nurcahyo di ruang Fraksi Partai Nasdem DPR, Jakarta dan disaksikan Bendum Nasdem, Ahmad Sahroni; Ketua DPP Jeanette, Ketua DPP Rusdi Masse serta beberapa lainnya, Senin lalu (20/9).


Ahmad Ali mengatakan, Nurcahyo atau Yoyok merupakan figur yang punya kompetensi membesarkan Nasdem di pemilu mendatang. DPP Nasdem juga mengharapkan setelah SK diserahkan, bisa langsung melakukan konsolidasi dan komunikasi sampai tingkat kelurahan.

Konsolidasi ini penting untuk dilaksanakan, karena waktu verifikasi partai politik oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak lama lagi. "Sekaligus untuk memenuhi target di Kongres Nasdem, yakni menjadi pemenang pemilu di 2024," ujar Ahmad Ali lewat keterangan tertulisnya, Rabu (22/9).

Dilanjutkan Ali, target sebagai pemenang itu tidak bisa terwujud kalau seluruh kepengurusan DPW sampai tingkat bawah tidak satu visi dan semangat yang sama. Sedangkan untuk jadi pemenang butuh kerja cerdas dan terukur.

"Makanya, kita harus mampu ciptakan mesin pemenangan. Saya percaya betul bahwa Yoyok mampu mengemban amanat ini dan bisa mengibarkan panji-panji Partai Nasdem di DKI,” imbuhnya.

Ahmad Ali memaparkan, ketua DPW yang baru biasanya menargetkan minimal meraih satu kursi di setiap dapil. Jika di Jakarta ada tiga dapil, maka sangat realistis jika kedepan harus meraih 3 kursi tersedia di DKI Jakarta.

"Saya harapkan amanat bisa dilaksanakan dengan baik, target yang ditetapkan bisa terlaksana, minimal isi semua dapil minimal satu kursi,” katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya