Berita

Presiden Joko Widodo bersama Ketua DPR RI, Puan Maharani dan beebrapa pejabat tinggi negara lainnya saat kunjungan ke Banten/Repro

Politik

Dampingi Jokowi Tinjau Vaksinasi di Banten, Puan: Kita Jemput Bola untuk Yakinkan Masyarakat

SELASA, 21 SEPTEMBER 2021 | 16:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kunjungan kerja Presiden Joko Widodo ke Provinsi Banten turut didampingi Ketua DPR RI, Puan Maharani. Salah satu rangkaian acara yang akan ditinjau mereka berdua adalah vaksinasi Covid-19 secara massal.

Dalam lawatannya bersama Jokowi, Puan mengatakan kedatangan petinggi negara ke Banten itu untuk membujuk masyarakat Banten agar mau divaksin.

"Kita meninjau vaksinasi di Banten untuk menjemput bola, mengajak dan meyakinkan masyarakat Banten agar mau divaksin," ujar Puan, Selasa (21/9).


Puan mnuturkan, pemerintah ingin memberitahukan masyarakat bahwa vaksinasi efektif untuk melindungi diri, keluarga dan komunitas dari gejala berat penularan Covid-19.

Lokasi vaksinasi yang ditinjau Puan dan Jokowi berada di dua titik, yakni SMA 4 Kota Serang dan Puskesmas Singandaru, Kota Serang.

Sebelumnya, keduanya menghadiri peresmian pabrik Hot Strip Mill (HSM) #2 PT Krakatau Steel di Cilegon.

Di akhir acara, Ketua DPR bersama Presiden menghadiri pertemuan dengan Forkopimda Banten di Kantor Gubernur.

"Pertemuan akan membahas sejumlah hal, utamanya terkait kendala dan tantangan penanganan Covid-19 dan vaksinasi di provinsi Banten," kata Puan.

Selain dengan Puan, dalam kunjungan tersebut Jokowi juga ditemani Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, dan Menteri BUMN, Erick Thohir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya