Berita

Pelatih Arema FC, Eduardo Almedia/Net

Sepak Bola

Kalah dari PSS, Pelatih Arema: Salahkan Pelatih, Jangan Pemain

SENIN, 20 SEPTEMBER 2021 | 02:42 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Ada satu permintaan khusus dari pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, usai tim asuhannya kalah tipis 1-2 dari PS Sleman dalam laga Liga 1 2021-2022, di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Minggu (19/9). Pelatih asal Portugal itu meminta suporter Arema FC untuk tidak menyalahkan para pemainnya.

"Biarkan pemain sendiri. Jangan memberikan mereka tekanan. Kalau memang ada yang harus disalahkan, salahkan pelatih," ujar Eduardo dalam konferensi pers virtual usai pertandingan (19/9).

Eduardo menilai skuat Arema FC sudah bekerja keras. Meski akhirnya gagal meraih poin.


"Kami membuat banyak kesempatan tetapi belum mencetak gol. Kami harus menganalisis permasalahan di tim ini dan berusaha mendapatkan hasil maksimal pada laga berikutnya," kata Eduardo.

Sementara itu, gelandang Arema FC Rizky Dwi menganggap kekalahan yang dialami timnya dari PSS hanya sebuah ketidakberuntungan.

"Kami kurang beruntung, kecolongan pada menit-menit akhir babak pertama dan serangan balik pada babak kedua. Kami tentu akan mengevaluasi ini agar lebih baik ke depan," jelas pemain 24 tahun itu.

Dalam pertandingan tersebut, Arema FC sebenarnya mampu unggul lebih dulu melalui gol Johan Farizi  pada menit 35. Namun, PSS berhasil menyamakan kedudukan lewat sundulan Mario Maslac di waktu tambahan babak pertama.

Meski mampu menciptakan sejumlah peluang di babak kedua, skuad Singo Edan tak mampu mengakhirinya dengan gol. Justru mereka kembali kebobolan pada menit ke-80 oleh gol penyerang PSS Eduardo "Juninho" Barbosa.

Arema FC pun belum mencicipi kemenangan di Liga 1 Indonesia 2021-2022. Pada dua laga sebelumnya, menghadapi PSM dan Bhayangkara FC, mereka meraih hasil seri 1-1.

Arema FC pun kini menduduki posisi ke-14 klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2021-2022. Sementara PSS berada di peringkat 8 dengan 4 poin.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Kumpulkan Ratusan Pengurus Kadin se-Indonesia di Istana

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:26

Larangan Dapur MBG Gunakan Barang Bersubsidi Sudah Tepat

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:25

Cegah Gagal Panen, Komisi IV DPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak El Nino

Jumat, 31 Juli 2026 | 14:03

Indonesia-Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis Berbasis Ekonomi Hijau

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:53

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

Dinilai Paling Siap, Palangka Raya jadi Percontohan Digitalisasi Perlinsos Berbasis IKD

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:33

Praperadilan Ketiga Roy Suryo, Ahli Perkuat Dalil Permohonan Ganti Rugi Rp206 Juta

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:32

Jakarta Gandeng Banten Bangun Kawasan Ketahanan Pangan Terpadu

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:27

Digitalisasi Perizinan Tutup Celah Perdagangan Satwa Liar Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

IHSG Sesi I Menguat 29 Poin, Saham TINS DEWA dan BBCA Paling Memikat Investor

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:12

Selengkapnya