Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto/Net

Politik

Kamrussamad: Rencana Kehadiran Warga Bojong Koneng Bukti Kedekatan Prabowo dengan Warga

MINGGU, 19 SEPTEMBER 2021 | 19:15 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ribuan warga Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor berencana bakal menggeruduk kediaman Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Kedatangan mereka untuk meminta pertolongan lantaran lahan dan tanah mereka diserobot oleh pihak pengembang.

Menyikapi hal tersebut, politisi Partai Gerindra Kamrussamad menilai tindakan warga itu sebagai tanda bahwa Prabowo Subianto adalah sosok yang dekat dengan rakyat.

"Rencana kehadiran warga Bojong Koneng ke kediaman Pribadi Ketum Gerindra merupakan bukti kedekatan sosok Prabowo dengan warga,” ucap Kamrussamad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (19/9).


Anggota Komisi XI DPR RI ini mengatakan, dalam beberapa pemilu, Prabowo Subianto kerap menang di wilayah Bojong Koneng, sehingga menurutnya Prabowo sangat dekat dengan warga di sana.

"Dalam beberapa lali pemilu, Ketum Gerindra selalu menangkan Pemilu di Bojong koneng baik sebagai Capres maupun dalam Pemilu legislatif. Kepercayaan warga terhadap sosok Prabowo sudah  teruji,” katanya.

Kamrussamad berpendapat, Prabowo akan menerima dengan tangan terbuk atas kedatangan para warga Bojong Koneng yang menjadi korban perampasan lahan oleh pengembang tersebut.

Dijelaskan Kamrussamad, antara Prabowo dengan warga Bojong Koneng hubungannya sangat dekat.

"Kami yakin Pak Prabowo pasti welcome terhadap aspirasi warga Bojong koneng,” tandasnya.

Ribuan tetangga pakar filsafat, Rocky Gerung bersiap menggeruduk kediaman Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto untuk meminta pertolongan.

Mereka adalah warga RW 08 Kampung Gunung Batu, Desa Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor yang sedang terancam akan digusur oleh Sentul City.

Niat untuk menggeruduk kediaman Prabowo ini terungkap saat Ketua RW 08 berbincang dengan tokoh Tionghoa, Lieus Sungkharisma dan Fadli Zon di kediaman Rocky Gerung.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya