Berita

Analis Politik Kedai Kopi, Hendri Satrio/Net

Politik

Prediksi Hensat, Kader PAN Gantikan Menteri Kalangan Profesional

MINGGU, 19 SEPTEMBER 2021 | 18:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo dikabarkan akan melakukan reshuffle dalam waktu dekat. Wacana itu muncul seiring dengan kabar PAN akan masuk kabinet Jokowi dalam waktu dekat.

Dengan sinyal bergabungnya PAN itu sudah pasti ada pembantu Jokowi yang terdepak dari kursi Kabinet Indonesia Maju.

Pengamat politik Hendri Satrio tidak meragukan lagi adanya reshuffle kabinet Jokowi dalam waktu dekat ini. Dia mengatakan bahwa menteri yang akan digulung Jokowi ada dari kalangan profesional untuk digantikan dengan kader PAN.


"Ada. Siap-siap, tapi menterinya dari profesional ya. Saya tidak tahu siapa, nanti kalau diomongin nanti jadi stres menterinya, mending kita pura-pura tidak tahu saja,” ucap Hensat ketika berbincang dengan Kantor Berita PolitiK RMOL, Minggu (!9/9).

Penggagas lembaga survei KedaiKopi ini mengurai, Presiden Jokowi tidak akan mengurangi kursi partai politik pendukungnya. Sehingga yang bakal kena getah perombakan kabinet akan datang dari kalangan profesional/

"Tapi, kalau dari kasat mata kita bisa lihat kalau PAN masuk, kan tidak mungkin jatah parpol yang diturunin atau dikurangin. Jadi ya pasti yang diambil dari menteri profesional,” ucapnya.

Lebih dalam Hensat menambahkan, kalangan profesional tersebut bisa dari bidang ekonomi, pendidikan dan juga hubungan luar negeri. Namun, dia belum bisa memastikan siapa yang bakal dicopot jabatannya oleh Jokowi.

"Menteri profesional yang ada kan perlindungan UMKM terus LN (luar negeri) gitu-gitu kan, Kemendikbud, perdagangan paling dari situ yang bersiap untuk diganti kan,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya