Berita

Anggota Komisi I DPR RI Rizki Sadig/Net

Politik

Suka Tidak Suka, Semua Orang Harus Adaptasi dengan Pesatnya Perkembangan Teknologi Digital

MINGGU, 19 SEPTEMBER 2021 | 14:43 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Media digital penting sebagai sarana interaktif bagi produktifitas kaum milenial di era kekinian. Sehingga diperlukan satu penguatan literasi digital bagi generasi milenial untuk cakap dalam menyesuaikan diri di tengah perkembangan teknologi yang pesat saat ini.

Demikian disampaikan Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informasi Semuel A. Pangerapan dalam Webinar Ngobrol Bareng Legislator yang bertajuk "Milenial Cakap Digital" yang diselenggarakan di Jakarta, pada Sabtu (18/9).

"Salah satu pilar penting untuk mendukung terwujudnya agenda transformasi digital adalah menciptakan masyarakat digital dimana kemampuan literasi digital masyarakat memegang peranan penting di dalamnya," ujar Semuel dalam keterangan yang diterima, Minggu (19/9).


Kata Semuel, sebagai tingkat yang paling dasar kemampuan literasi digital merupakan kemampuan yang paling krusial dalam menghadapi perkembangan teknologi saat ini.

"Hal ini untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga dapat menggunakannya dengan cermat," katanya.

Sementara itu, anggota Komisi I DPR RI Rizki Sadig menyampaikan, perkembangangan tekonologi informasi digital saat ini sangat pesat. Sehingga, semua irang terutama generasi mudan mau tidak mau harus mengikuti perkembangannya.

"Dalam hal ini, mau atau tidak mau, suka atau tidak suka, bisa atau tidak bisa kita harus menyesuaikan diri dengan perkembangan dunia digital," tuturnya.

Lanjut legislator Partai Amanat Nasional ini, hari ini Indonesia akan mendapatkan bonus demografi yang sangat luar biasa,  di mana hampir 60 persen atau populasi penduduk Indonesia akan diisi oleh pemuda yang berusia 20 sampai 40 tahun.

"sia tersebut akan menjadi usia produktif anak bangsa yang juga bisa menjadi kecelakaan jika kita tidak bisa memaksimalkan Bonus Demografi tersebut," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya