Berita

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Jatim, Marsma Rudy Iskandar, didampingi Wali Kota Madiun H. Maidi, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di SMA 3 Taruna Angkasa pada Jumat, 17 September/Repro

Nusantara

Vaksinasi Tahap Dua Untuk Pelajar, Kabinda Jawa Timur: Yang Sudah Vaksin Boleh Belajar Tatap Muka

SABTU, 18 SEPTEMBER 2021 | 17:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gelaran vaksinasi door to door terus digiatkan Badan Intelijen Negara (BIN) hingga hari ini, dengan sasaran kali ini adalah warga di Kota Madiun, Jawa Timur (Jatim).

Vaksinasi tahap ke-2 ini dilaksanakan di empat titik yaitu SMA 3 Taruna Angkasa, SMP 3 Mejayan, SMA 3 Kota Madiun, dan Kelurahan Oro-oro Ombo.

Kepala BIN Daerah (Kabinda) Jatim, Marsma Rudy Iskandar, didampingi Wali Kota Madiun H. Maidi, meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di SMA 3 Taruna Angkasa pada Jumat (17/9).


Rudy Iskandar mengatakan, vaksinasi ini bagian dukungan BIN Jatim agar para pelajar bisa segera melaksanakan PTM, dan untuk mempercepat upaya pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Yang sudah vaksin boleh tatap muka, jadi di SMP dan SMA sudah boleh pembelajaran tatap muka, apalagi di level 1 dan 2 sudah boleh," ujar Rudi Iskandar.

Lanjutnya, untuk vaksinasi wilayah Kota Madiun dan Kabupaten Madiun, BIN sudah menyuntikkan vaksin kepada 6.000 orang.

Sementara capaian vaksinasi keseluruhan di berbagai daerah Jatim seperti Madiun, Trenggalek, Sidoarjo, Kabupaten Malang, dan Jombang, sudah 300.000 dosis vaksin. Sasaran vaksinasi adalah pelajar SMP, SMA, santri pondok pesantren, siswa madrasah serta warga.

"Ini program pemerintah. Semua yang dari pemerintah baik pusat baik pemda sementara melaksanakan bagaimana pandemi ini menjadi endemi," tandasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya