Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Partai Nasdem Bantah Reshuffle akan Dilakukan Dalam Waktu Dekat

SABTU, 18 SEPTEMBER 2021 | 12:27 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kencangnya kabar perombakan kabinet atau reshuffle akan dilakukan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat dibantah Partai Nasdem.

Isu reshuffle semakin kencang terdengar karena sampai hari ini, Partai Amanat Nasional (PAN) belum mendapatkan "jatah" kursi kabinet sejak diumumkan sebagai anggota baru koalisi pemerintah.

"Sampai hari ini sih kami belum mendengarkan isu-isu itu, mau kapan saja (reshuffle), apakah besok atau lusa kan hak prerogatif presiden," ujar Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali kepada wartawan, Sabtu (18/9).


Ahmad Ali justru tidak habis pikir dengan orang-orang yang terus menyuarakan isu reshuffle. Pasalnya, sampai hari ini Indonesia masih berjuang menangani pandemi Covid-19.

"Pertanyaannya apakah kemudian hari ini ada yang urgent? Apakah kemudian kalau dilakukan reshuffle hari ini atau besok terus menjadi sesuatu yang urgent dengan situasi seperti ini," katanya.

Justru, lanjutnya, semua elemen masyarakat harus mendukung dan membantu Presiden Jokowi dalam menjaga kesinambungan tren kasus Covid-19 yang semakin membaik.

"Kenapa berangsur-angsur pulih? Tentu karena kemampuan managerial presiden, mengorkestrasi dan melakukan gerak cepat," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya