Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali/RMOL

Politik

Fokus Konvensi Capres, Nasdem Enggan Komentari Wacana Anies-Sandi 2024

JUMAT, 17 SEPTEMBER 2021 | 18:20 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Nasdem tidak mau banyak berkomentar soal munculnya wacana memasangkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2024.

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali mengatakan, partai besutan Surya Paloh ini sudah memutuskan calon presiden yang akan diusung akan diputuskan melalui konvensi.

Dengen pilihan model penentuan Capres melalui konvensi, Ahmad Ali mengatakan tidak tepat jika banyak menanggapi wacana yang ada.


"Kalau Nasdem, kita yang melaksanakan (hasil) kongres itu konvensi, sampai hari ini belum ada perubahan itu," ujar Ahmad Ali saat dihubungi, Jumat (17/9).

Hanya saja, Ahmad Ali enggan memberikan jawaban saat dia ditanya kapan konvensi Partai Nasdem akan digelar. Kata dia, saat ini masih dilakukan pengkajian di internal Partai Nasdem.

Dia hanya memberikan satu penjelasan, bahwa ada pesan yang ditekankan Surya Paloh sebagai Ketua Umum Partai Nasdem. Yakni, konvensi bisa digelar jika syarat pengajuan calon presiden dan calon wakil presiden atau presidential threshold terpenuhi.

"Ketum Surya Paloh menghendaki konvensi itu dilakukan ketika kita sudah memenuhi syarat pencalonan utk maju sebagai calon presiden," tandasnya.

Wacana pasangan Anies-Sandi disuarakan Presiden PKS Akhmad Saikhu. Alasannya, Anies-Sandi pernah merasakan kemenangan saat berpasangan di Pilkada DKI Jakarta tahun 2017.

"Saya kan pernah menjadi bagian (tim pemenangan Anies-Sandiaga). Wacananya masih sangat cair soal paket Anies-Sandi, tapi mereka pernah terbukti di (Pilgub) DKI Jakarta," ujarnya usai menemui warga Kelurahan Paccerakang, Kelurahan Biringkanaya, Makassar, Jumat (17/9).

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Kapal-kapal yang Tertinggal

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:55

Teriakan ‘Bapak Aing’ Sambut Kirab Milangkala Tatar Sunda

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:36

Kebahagiaan Mahasiswa Baru

Sabtu, 09 Mei 2026 | 05:20

Pemerintah Mestinya Terbuka soal Harga Keekonomian BBM Bersubsidi

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:59

Nelayan Tradisional Soroti Tiga Isu Mendesak Masyarakat Pesisir

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:45

ASEAN dan Tantangan Ketahanan Energi Kawasan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 04:25

Eks Wakapolda Sulsel Jabat Kapolda Sulteng

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:59

KIOTEC Kunjungi Korsel Perkuat Kapasitas SDM Kelautan

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:40

Meritokrasi dan Integritas dalam Promosi Perwira Tinggi TNI-Polri

Sabtu, 09 Mei 2026 | 03:28

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya