Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat ke Pemerintah, LHKPN Pembantu Jokowi Disarankan Diaudit

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 21:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sejumlah kalangan mendesak agar Laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN) dilakukan audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan juga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini semata-mata guna mengetahui sumber dana yang didapat dari para pejabat tersebut.

Terkait hal ini, Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA) Henry Mendrofa mendukung langkah tersebut. Menurutnya, mengaudit harta kekayaan para pejabat sebagai bentuk transparansi dan juga meningkatkan kepercayaan publik.

"Saya rasa itu tepat ya, harus diaudit termasuk sumber-sumber keuangan dari para pejabat ini. Sehingga ini bisa memberikan atau meningkatkan kembali trust msyrakat kepada pemerintah dan pejabat itu,” ucap Henry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (13/9).


Henry menambahkan dengan adanya laporan keuangan para pejabat tersebut telah menuai polemik di kalangan masyarakat. Sehingga para pejabat perlu menjelaskan secara detil dari mana sumber dana tersebut didapat.

"Karena para pejabat saya melihat bahwa tersiarnya opini tendensius dan opini negatif dan itu wajar adanya dugaan masyarakat ini terhadap sumber-sumber itu bisa jadi tidak sah,” katanya.

"Karena menurut saya mereka pejabat negara kemudian ekonomi Indoensia menurun tapi malah mereka meningkat,” tutupnya.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya