Berita

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Henry Yosodiningrat/Net

Hukum

Henry Yoso Seret Akun Medsos Penyebar Berita Megawati Meninggal ke Polisi

SELASA, 14 SEPTEMBER 2021 | 11:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kabar sakitnya Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri kini diseret ke ranah hukum.

Adalah Henry Yosodiningrat. Politisi PDIP ini memutuskan untuk melaporkan pemilik akun media sosial yang menyebarkan berita sakitnya Megawati hingga disebut meninggal dunia ke Polda Metro Jaya.

Laporan ini buntut pencatutan nama Henry dalam unggahan berisi hoax tentang meninggalnya Megawati. Henry membuat laporan ini pada Senin (13/9) dengan didampingi oleh kedua anaknya, Radhitya Yosodiningrat dan Ragahdo.


Henry menyebut ada dua pemilik akun media sosial yang dilaporkannya, yakni pemilik akun Youtube 'Mahakarya Cendana' dan pemilik akun Tiktok 'Jatim070881'.

"Yang telah memfitnah saya dan menyebarkan berita bohong dengan cara membuat video rekayasa seolah-olah saya membenarkan rumor tentang wafatnya ibu Megawati," kata Henry dalam keterangannya, Selasa (14/9).

Henry menerangkan, video yang berisi gambar dan suaranya itu adalah ucapan yang ia sampaikan saat adik kandung Taufiq Kiemas, Nazarudin Kiemas meninggal dunia.

"Itu adalah rekaman gambar dan suara saya pada tahun 2019 saat wafatnya bapak Nazarudin Kiemas, Politisi Senior PDI Perjuangan," tuturnya.

Laporan Hendri diterima dengan nomor LP/B/4518/IX/SPKT/Polda Metro Jaya, tanggal 13 September 2021. Henry melaporkan kedua pemilik akun itu dengan Pasal 27 ayat 3 Juncto Pasal 45 ayat 3 UU 19/2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 UU 1/1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya