Berita

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian/Net

Politik

Pesan Mendagri, Kepala Daerah dan Wakil Harus Jaga Hubungan Baik dan Luruskan Niat Pengabdian

SENIN, 13 SEPTEMBER 2021 | 14:22 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kepala daerah dan wakil kepala daerah harus rukun dan bisa bersinergi dengan stakeholder Forkopimda lainnya dalam memimpin pemerintahan dan pembangunan di wilayahnya masing-masing.

Pesan ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian dalam acara pembekalan kepala daerah yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, Senin (13/9).

Acara ini dihadiri oleh 183 orang bupati/walikota dan wakil bupati/wakil walikota non petahana hasil Pilkada Serentak 2020.


Pesan tersebut disampaikan Tito lantaran dirinya masih mendapati banyak informasi mengenai konflik antara kepala daerah dan wakil. Bahkan kadang kedua pemimpin tersebut saling menyerang lewat pernyataan negatif di media massa.

Baginya, hal demikian bisa membuat organisasi Pemda tidak sehat dan dipenuhi problem baik internal maupun eksternal

“Sumber disharmoni atau konflik yang terjadi pada pada pengampu jabatan di daerah tersebut, biasanya, berpangkal dari dua hal. Yaitu soal kewenangan dan masalah keuangan,” ujarnya.

Dengan tegas, mantan Kapolri ini mengurai bahwa kewenangan memimpin pemerintahan daerah ada di tangan kepala daerah berdasarkan UU. Sementara wakil kepala daerah harus paham bahwa porsinya adalah membantu kepala daerah guna tercapainya urusan pemerintahan daerah.

Semua itu, sambungnya, sudah diatur dalam UU 23/2014 tentang Pemerintahan Dearah. Untuk itu, dia mengajak kepala daerah dan wakil menjaga hubungan yang baik. Termasuk meluruskan niat bersama untuk mengabdi pada masyarakat.

“Ajakan saya ini terkesan klise, namun sejatinya itulah yang harus dikerjakan pemimpin yaitu mengabdi kepada rakyat,” tandasnya.

Kepala BPSDM Kemendagri, Teguh Setyabudi mengingatkan bahwa upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat di era sekarang, menuntut pemimpin harus lebih lincah (agile), cepat, adaptif, responsif, inovatif dan kolaboratif dalam mencari solusi serta dalam menyikapi setiap perubahan yang berjalan begitu cepat.

"Meski memiliki latar belakang yang berbeda, namun kepala daerah dan wakilnya punya tujuan yang sama, yaitu menjadi pemimpin yang baik, yakni mensejahterakan masyarakatnya, meningkatkan pelayanan publik dan memajukan daerahnya",  kata Teguh.

Teguh menilai, bahwa pemilihan kepala daerah serentak pada 2020 yang dilaksanakan secara demokratis berjalan dengan sangat sukses. Ajang demokrasi tersebut menghasilkan 261 pasangan bupati/wakil bupati dan walikota/wakil walikota.

Populer

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya